Senin, 20 September 2010

Penanganan Kayu Kering

BAB 6

Penanganan Kayu Kering

Pemimpin yang kita inginkan dalam hidup ini adalah seseorang yang membuat kita melakukan apa yang kita dapat lakukan.

Ralph Waldo Emerson




Saat kayu dikeringkan dan dikeluarkan dari oven kita harus menyediakan cukup waktu bagi kayu untuk mendingin dan selaras dengan udara luar. Paragraph 161.4 kitab aturan SPIB 1977 menyatakan bahwa “Kayu yang telah dikeringkan dengan oven harus didinginkan secara memadai setelah dikeluarkan dari oven sebelum dressing dan pengujian tingkat kelembaban akhirnya.” Berapa lama waktu yang dibutuhkan agar kayu menjadi “cukup dingin” tergantung pada seberapa butuh mill terhadap kayu tersebut.

Semakin lama Anda membiarkan kayu berada di ruang teduh pendingin sebelum dilakukan dressing, maka akan semakin sedikit masalah yang akan Anda tuai nantinya. Saat kayu pertama kali dikeluarkan dari oven, masing-masing batang mengalami apa yang disebut dengan gradasi lembab. Pernahkan Anda melihat penunjuk pada ukuran moisture meter saat Anda memasangkan jarum pengukur secara perlahan kedalam kayu yang baru saja dikeringkan dengan oven? Pada awalnya, pembacaan lembab cenderung rendah, namun akan semakin meningkat saat jarum semakin dalam ditancapkan ke kayu. Perbedaan kelembaban dari permukaan hingga inti kayu disebut sebagai gradasi lembab.dalam kayu bersuhu tinggi gradasi ini dapat sangat melebar, dengan tingkat perbedaan pengeringan permukaan dan inti kayu sebesar 20 persen atau lebih.

Gambar 6.1. Penopang bunk untuk kayu kering yang tidak dipasang dengan benar. Dipastikan terjadi degradasi dan pemotongan.

Gambar 6.2. Penempatan penopang bunk yang bagus dibawah sticks; bagaimanapun juga, belum cukup banyak penopang yang dapat mengurangi kerusakan kayu. Kayu ini membutuhkan paling tidak empat buah penopang.


Saat kayu berada di lahan pendingin kelembaban bergerak dari inti kayu yang memiliki tingkat kelembaban tinggi menuju permukaan kayu yang memiliki tingkat kelembaban rendah. Semakin lama didinginkan maka semakin seragam tingkat kelembaban yang keluar. Setelah cukup didinginkan, tancapkanlah jarum pengukur lemabab pada kayu tersebut maka Anda akan menemukan perbedaan tipis antara tingkat lembab pada permukaan kayu dan pada inti kayu. Kayu tersebut telah seimbang.

Namun kami memiliki seorang mandor planing mill yang baru saja memasukkan kayu ke oven dan tampaknya ia tidak cukup sabar. Ia selalu menggerutu, menghawatirkan bahwa oven tidak akan dihentikan operasionalnya kecuali hingga kayu kering di planing mill telah habis. Ia selalu menengok oven, melihat Anda membuka pintu saat pengecekan awal, dan memberondong Anda dengan pertanyaan, “Apakah telah kering? Apakah kayu ini telah kering?” Setelah Anda menyelesaikan pengecekan dan Anda sebenarnya mendapati bahwa kayu-kayu tersebut belum siap dan belum cukup kering, mungkin butuh beberapa jam lagi untuk memastikannya, namun sang mandor segera bergerak cepat meminta Anda atau siapa saja yang mengoperasikan lift atau lori transfer agar segera memindahkan kayu tersebut ke planing mill “SAAT ITU JUGA!”

Seminggu kemudian, konsumen yang membeli kayu tersebut komplain karena kayu yang ia beli memiliki tingkat kelembaban yang masih tinggi. Plant manajer memanggil Anda dan mandor tersebut ke kantornya dan menanyakan masalah ini. Ia berpaling kepada sang mandor planing yang sedang menjelaskan,”Ia (mengacu pada Anda) mengatakan bahwa kayu telah kering. Kami tidak dapat mengeceknya karena, Anda tahu, sangat sulit mengecek kayu yang masih panas. Selain itu, kita hampir menghentikan aktivitas planing mill karena kita telah kehabisan kayu.” Sang manajer kemudian berpaling kepada Anda, “Baiklah, saya memang telah mengecek kayu dalam oven dan berdasarkan pengalaman saya kayu tersebut tampaknya memang sudah kering,” Anda mulai menjelaskan. “Kami saat itu memiliki sepasang unit yang kelembabannya sedikit tinggi, namun saya sebelumnya tidak pernah mendapatkan masalah dengan hal sejenis ini. Saya benar-benar tidak mengerti apa yang telah terjadi.”

Gambar 6.3. Penempatan penopang bunk yang tidak layak dan kurang. Kayu ini juga membutuhkan empat buah penopang.
            Apa yang telah terjadi? Pikirkan tujuan didirikannya sebuah planer. Ini dirancang untuk memasah permukaan kayu sehingga kayu akan memiliki dimensi yang halus dan seragam. Karena planer digunakan untuk menghilangkan bagian permukaan kayu maka otomatis ia juga menghilangkan bagian kayu yang paling kering.

Gambar 6.4. Penempatan penopang bunk yang tidak selaras dan buruk. Tumpukan kayu tersebut terancam ambruk.
            Biarkan kayu Anda tetap berada di peneduh pendingin selama minimal 24 jam. Saya lebih suka membiarkannya selam dua hingga empat hari. Kebanyakan oven dirancang dengan ruang track dan peneduh yang luas dibelakangnya yang disediakan untuk operasional lori pengangkut. Operasional forklift seringkali memiliki pendingin. Jika tidak memilikinya, maka kayu harus segera dipindahkan ke lahan pendingin setelah dikeluarkan dari oven. Kayu yang masih pans jangan sampai terguyur hujan. Permukaan yang kering akan dengan cepat menyerap air. Jika Anda kekurangan lahan peneduh, maka hamparkanlah film pelindung pada bagian atap unit guna melindunginya dari air hujan.

Gambar 6.5. Metode nonstandar pengondisian dan penyeimbangan kayu. Letakkan kayu di bawah atap untuk mengontrol kelembabannya.

Didalam lahan peneduh Anda, buatlah penopang sesuai yang Anda ingin pasang untuk menyangga kayu green (bab 2), pasang sill sehingga kayu tidak akan bergeser melebihi 4 feet. Kayu tersebut harus berada di atas sill sehingga stick akan selaras dengannya. Crossout harus sejajar dengan sticks pada lokasi sill guna menghilangkan terjadinya distorsi. Tidak seperti kayu basah/ green, kayu kering tidak fleksibel dan akan patah jika tidak ditopang dengan merata. Jaga agar kayu kering tidak menyentuh tanah yang mungkin akan membuatnya kembali menyerap lembab, kerikil, atau batu. 

Gambar 6.6. Penyimpanan kayu kering kasar yang diatur dengan baik. Foto Koleksi Union Camp Corporation.

REFERENSI

  1. Southern Pine Inspection Bureau, Grading Rules – 1977 Edition. Pensacola, FL: SPIB, 1977.

Pertimbangan-pertimbangan Pemuatan Akhir

BAB 5

Pertimbangan-pertimbangan Pemuatan Akhir

Dalam hidup terdapat satu hal yang sangat menggelikan; jika Anda menolak segala sesuatu, kecuali yang terbaik, biasanya Anda akan sangat jarang mendapatkannya.

Somerset Maugham




Sekarang saat kayu tersebut dimasukkan kedalam oven, kita akan lebih tertarik terhadap fitur desain oven tertentu. Apakah kita telah mendapatkan potensi sepenuhnya dari baffle kita? Apakah kita terlalu banyak kehilangan panas yang menerobos celah pintu atau celah-celah lainnya? Jawaban-jawaban dari pertanyaan ini memiliki dampak yang signifikan terhadap kualitas dan kecepatan pengeringan kayu yang kita lakukan.

Setiap orang yang menjalankan oven memperhatikan, dan harus memeriksa, bagian dalam oven saat diberi muatan. Bagaimanapun juga, kebanyakan operator menempatkan baffle mereka dan menutup pintu, tanpa pernah menanyakan pada diri mereka apakah peralatan yang mendukung proses pengovenan tersebut benar-benar siap dan bebas masalah. Pernahkan Anda memasuki ruang oven Anda yang telah penuh muatan dan saat kipasnya berputar dan melakukan verifikasi terhadap kesan yng Anda peroleh?

Para operator oven terkadang terlalu percaya, menganggap bahwa pabrikanan yang mengeluarkan oven telah merancang alat pengering yang mereka jual dengan baik. Jangan pernah beranggapan demikian. Lain waktu saat Anda mulai menjalankan oven maka luangkan waktu untuk melakukan pengecekan. Lakukan loading seperti biasanya, tempatkan baffle dan tutup pintunya. Kunci sistem panas, nyalakan kipas, dan tutup lobang ventilasi. Sekarang, berjalanlah ke ruang plenum dan perhatikan. Jika Anda punya, ambil velocity meter (pengukur aliran udara). Apakah baffle masih berada pada posisi semula? Apakah mereka telah berfungsi seperti yang diharapkan? Seberapa banyak udara yang menerobos celah baffle dan kayu? Jika Anda menggunakan crossout, seberapa banyak udara yang menerobos melalui celahnya? Apakah Anda merasakan hembusan angin dingin yang menerobos melalui celah pintu? Apakah Anda melihat cahaya menerobos celah pintu dan ventilasi? Apakah segala sesuatunya telah erat dan rapat seperti seharusnya? Catat semua hal yang menurut Anda tidak beres, dan ulangi pemeriksaan Anda saat kipas berhembus ke arah yang berlawanan. Perbaikan terhadap permasalahan-permaslahan tersebut akan memakan waktu namun hal ini akan memperbaiki pengeringan yang Anda lakukan.


Sistem Baffle

            Baffle adalah pintu-pintu logam berengsel yang diletakkan pada kayu untuk menutup celah antara kayu dan lantai, deck kipas dan pintu oven. Tujuan utama penggunaannya adalah untuk mengarahkan semua udara yang tersedia ke kayu. Baffle yang tidak kontak dengan kayu dan yang posisinya bergeser saat pengovenan tidaklah berfungsi seperti yang diharapkan. Periksalah baffle Anda setiap meloading oven. Anda harus selalu menanganinya, maka perhatikan kinerjanya.

Baffle harus tahan lama dan mampu menahan tekanan. Baffle yang dikonstruksi dari baja no 16 yang sisi tepinya tidak tajam cenderung bagus. Jenis ini mungkin akan sedikit lebih berat dihandle, namun kuat saat digunakan. Hindari penggunaan baffle alumunium, kecuali jika Anda memiliki masalah serius dengan korosi. Jenis tersebut tidak tahan lama. Overhead alumunium dan baffle lantai juga membutuhkan berat tambahan atau penahan untuk menguatkan posisi mereka agar tidak bergeser. Sekali lagi, semua itu tidak akan jelas kecuali jika And melakukan pemeriksaan.

Gambar 5.1. Baffle overhead yang ditempatkan secara benar dengan ujung baffle terlipat dan sisi tepinya menempel kayu.

Baffle Overhead

            Baffle overhead harus sepenuhnya kontak dengan sisi atas tumpukan kayu dan melebar ke tepi, tapi tidak melebihi garis tepi tumpukan. Baffle ini menghaluskan transisi dari aliram horisontal ke aliran vertical yang sejajar dengan ruang plenum.

Baffle yang melebar melebihi sisi tepi muatan akan menghambat aliran udara yang melalui lapisan atas kayu. Sungguh, saya telah melihat baffle overhead yang secara literal membungkus dua hingga tiga layer atas yang akhirnya menyebabkan spot basah yang disengaja. Langkah ini seringkali dilakukan untuk mengatasi masalah pada unit kayu yang biasanya mengalami pengeringan berlebih pada bagian lapisan atas. Masalah sesungguhnya berasal dari kontrol yang buruk pada distribusi panas dan aliran udara. Perbaiki hal ini tepat pada sumbernya dengan cara menerapkan sistem multizona guna mengontrol variasi panas dari layer atas hingga dasar dalam sebuah muatan oven. Selama pemeriksaan, Anda mungkin akan dikejutkan saat menemukan bahwa baffle-baffle tersebut akan “berlayar” atau terapung diatas kayu. Hal ini mengurangi aliran udara.

Gambar 5.2. Overhead baffle yang ditempatkan secara memadai dengan ujung baffle terlipat secara rata pada sisi kayu.
            Jika overhead baffle menyentuh kayu yang berada di dekat sisi tepi maka Anda akan menemukan bahwa papan-papan bagian tepi akan mengalami pengeringan berlebih atau berdistorsi. Lapisan atas unit juga akan menyebabkan aliran udara tidak seragam yang akan menciptakan turbulensi. Semakin serius, saat kayu kering maka ia akan menyusut dan baffle overhead selip diantara celah-celah papan atas. Saat baffle tersebut diangkat, papan akan terungkit dan jatuh. Kayu-kayu tersebut akan patah, mengalami distorsi yang parah dan dianggap sebagai bagian dari produk gagal. Resiko keselamatan pada operator begitu nyata. Saya tahu itu karena lutut saya pernah terhantam papan yang sebelumnya menimpa pundak saya saat melakukan pemeriksaan. Anda telah mempelajari agar selalu dekat dengan dinding luar saat Anda mengangkat baffle. Hanya sedikit mills yang mengembangkan mekanisme yang dirancang untuk melindungi para operator dari runtuhan kayu. Masalah sesungguhnya berasal dari penempatan baffle yang tidak sesuai dan kondisi pengeringan yang dihasilkannya. Perbaiki masalah tersebut dan nikmatilah keuntungan pengeringan yang lebih baik dan peningkatan grade kayu Anda.

Gambar 5.3. Kayu terlalu pendek sehingga baffle tidak dapat menyentuhnya.

Ingat, jika tinggi kayu dalam oven Anda berbeda lebih dari dua lapis maka Anda akan kehilangan terlalu banyak udara melalui puncak unit-unit Anda. Saya pernah memasuki beberapa oven untuk mengungkapkan kerancuan pemasangan baffle overhead pada atap lapisan kayu. Hal ini merupakan masalah sorting, stacking dan manajemen.

Jangan pernah meninggalkan crossout pada bagian atas tumpukan karena mereka akan menghalangi baffle overhead menyentuh kayu. Sebagian mills melakukan ini untuk menstabilkan muatan dan untuk mengurangi kayu yang terbongkar dari susunannya. Yang lain tidak mengenali bahaya yang akan disebabkan oleh sistem ini. Bagaimanapun juga, anggap saja lapisan atas kayu yang terlalu kering merupakan sebuah kerugian bisnis.

Gambar 5.4. Ketinggian muatan yang tidak seragam akan mengurangi efisiensi baffle overhead.

Gambar 5.5. Segera perbaiki baffle overhead yang rusak.
            Perbaiki baffle yang rusak sesegera mungkin setelah ditemukan. Lobang-lobang besar menunjukkan adanya variasi dalam sistem pengeringan dan mempengaruhi keseragaman pengeringan. Penyebab kerusakan paling umum berasal dari kegagalan menaikkan baffle saat mengganti muatan. Banyak mills yang mengakali hal ini dengan cara mengikat semua baffle overhead dalam sebuah sistem buka-tutup tunggal, mengangkat kesemua baffle dalam waktu bersamaan. Saya tidak merekomendasikan sistem ini karena akan menyebabkan hasil yang tidak seragam dan bergradasi. Kegagalan kabel yang tidak terdeteksi atau unit yang memiliki tinggi ekstra tetap akan memporakporandakan dan menghancurkan baffle. Satu-satunya yang beda di sini adalah bahwa Anda dapat menyalahkan kabel “sialan” tersebut ketimbang menyalahkan memory atau perhatian Anda yang payah. Tarik baffle secara terpisah untuk meyakinkan tidak ada kabel yang terserak. Anda tidak perlu melakukan hal ini pada semua baffle kecuali Anda ingin melakukan perbaikan.

DAMPAK DARI PEMASANGAN BAFFLE YANG BURUK

Kehilangan pada Top Baffle


            Aliran udara (FPM)





Posisi dari Atas ke Dasar

__ Baffles OK      ___ Top Baffle Up
Gambar 5.6. Variasi aliran udara dari atas ke bawah dalam sebuah kiln yang memiliki atau yang tidak memiliki baffle overhead. Catat dampak signifikan pada bagian sepertiga atas/ top muatan.

Gambar 5.7. Celah yang dihasilkan oleh baffle lantai beton.
            Seberapa banyak pengaruhnya terhadap pengeringan jika mempertahankan baffle atas naik? Gambar 5.6. menggambarkan perubahan aliran udara pada track kedua yang bafflenya turun yang dibandingkan dengan yang baffle atasnya naik.

Gambar 5.8. Sebuah metode yang digunakan untuk menutup celah abtara kayu dan baffle lantai beton.

Baffle Lantai

            Baffle lantai menutup celah antara lantai dan bagian dasar kayu. Terdapat dua jenis utama dalam pemakaian umumnya: beton cor permanen dan baffle logam pancang. Saya lebih suka baffle metal, karena jenis ini secara rapat menutup celah dan mengurangi kehilangan udara di bawah kayu dengan lebih baik.

Baffle dari beton tampaknya merupakan kelanjutan dari desain oven konvensional. Oven-oven jenis ini dibangun dengan menggunakan sistem kipas line-shaft. Dan mengeringkan kayu dengan suhu rendah dan aliran udara yang lamban. Waktu pengeringan untuk pinus berkisar dari 72 hingga 96 jam. Tetap saja, tidak ada baffle overhead dan baffle ujung yang normal. Jika Anda masih memiliki oven jenis ini maka dimungkinkan untuk meningkatkan aliran udaranya secara dramatis dengan cara memasang baffle overhead dan baffle ujung. Pada sebuah mill yang menjalankan oven triple-track konvensional kami berhasil membuat aliran udaranya naik dari 175 fpm hingga 345 fpm dengan hanya memasang baffle ujung dan overhead. Mereka juga memiliki baffle lantai beton.

Masalah utama jika menggunakan baffle lantai adalah bahwa mereka tidak dapat dipindahkan. Guna menyediakan ruang gerak jalur truck maka baffle tersebut dipasang dengan penjarakan 3 inchi antara baffle dan truck. Jika digabungkan dengan set kayu yang tidak erat, saya pernah melihat celah yang ada melebar hingga 9 inchi atau lebih. Udara dalam jumlah besar yang menerobos celah ini akan mempengaruhi efisiensi pengeringan. Untuk mengetahui seberapa besar, ukurlah alirn udara yang memasuki celah tersebut dan bandingkanlah dengan aliran udara yang melewati kayu atau crossout. Tutuplah celah tersebut dengan menggunakan baffle metal yang diletakkan diatas beton dan menempel pada kayu. Pasanglah handle guna membantu pengaturannya. Baffle lantai beton yang dirancang dengan baik permukaan atapnya rata dengan atap truck dan baffle metal ini akan menyentuh papan di bagian bawah. Di sini idenya adalah menutup celah tanpa menghambat aliran udara yang melalui kayu. Anda mungkin harus membuat modifikasi dari desain flat guna meraih tujuan di atas pada oven Anda.

Baffle lantai metal yang dipancang merupakan jenis yang paling kokoh. Keluhan utama yang pernah saya dengar adalah, seperti halnya baffle overhead, mereka sangat rentan terhadap kerusakan dan usang. Jika dirancang dan dirawat dengan benar, mereka akan bertahan lebih lama. Keuntungan penggunaannya melebihi biaya perbaikan yang dibutuhkan. Desain baffle lantai posisinya harus kontak dengan papan lapisan dasar dengan cukup slope guna mencegah terlipat kembali karena tekanan aliran udara.

Gambar 5.9. Baffle lantai metal yang dipancang dengan batang besi penahan.

Cermati baffle yang tergeletak saat Anda membongkar oven dan cari tahu penyebab kenapa baffle tersebut jatuh. Penyebab-penyebab utama adalah ppan atau stick melebihi sisi tepi muatan dan membuat baffle terdistorsi. Saat baffle diposisikan dekat dengan sudut sudut vertical mereka akan jatuh dengan mudah saat diterjang aliran udara. Untuk membetulkan hal ini, posisikan kayu dekat dengan sisi tepi truck. Gantikan baffle yang rusak. Sebagian mills memasang penahan dari besi guna mencegah baffle kembali terlipat oleh tekanan aliran udara. Mereka membutuhkan penanganan ekstra saat membongkar muatan oven. Jika Anda mempunyai oven baru yang memiliki sitem aliran udara tingkat super tinggi Anda mungkin tidak mempunyai pilihan lain selain menggunakan sistem penyangga di atas. Yakinkan agar baffle lantai Anda berfungsi dengan baik.

Gambar 5.10. saat Anda membuka oven setelah pembongkaran, cek apakah terdapat baffle yang terjatuh. Selidiki penyebabnya jika ditemukan hal tersebut.

         
Gambar 5.11. Posisi baffle lantai dikokohkan oleh baffle ujung. Papan sisi tepi menonjol dari sisi truck dan menahan baffle pada sudut yang tajam. Tanpa baffle ujung, baffle lantai akan jatuh.

Gambar 5.12. Saat menemukan baffle lantai yang rusak, segera perbaiki.

Gambar 5.13. Baffle lantai metal, yang harus condong ke muatan kayu. Jika seseorang harus memindahkan baffle ini pada tempatnya, posisi di atas akan mengurangi ketepatan pemasangannya.

Gambar 5.14. Baffle lantai yang berukuran 2 x 12s.

DAMPAK PEMASANGAN BAFFLE YANG BURUK

Kerusakan Bafle Lantai


            Aliran Udara (FPM)

Gambar 5.15. Variasi aliran udara dari top ke bottom/ dasar dengan dan tanpa baffle lantai. Seperti yang diharapkan, dampak paling buruk terjadi pada bottom.

Saya pernah melihat baffle lantai yang beragam, dari kayu yang berukuran 2 x 12, hingga pembatas bangunan, pipa air yang hanya diletakkan sebagai penghalang celah dan hanyalah ditindih dengan batu bata. Tak satupun yang benar-benar diranang khusus untuk oven dan hanya ditambahkan tanpa perhitungan matang. Hindari hal tersebut dan pasanglah

baffle lantai yang khusus dirancang untuk oven Anda. Imbal-baliknya adalah hasil pengeringan yang lebih cepat dan kualitas pengeringan yang lebih tinggi.

Gambar 5.15 menggambarkan dampak dari kerusakan baffle lantai pada aliran udara yang melewati kayu yang tepat berada di atasnya.

Baffle Ujung Vertikal

           

Baffle ujung mencegah udar mengalir di sekitar ujung kayu yang berada di sebelah pintu. Jika baffle jenis ini tidak menutup celah dengan rapat maka keberadaannya sia-sia belaka. Kebanyakan baffle ujung memiliki dua lipatan meskipun juga ditemukan jenis yang memiliki tiga lipatan.

Baffle lipatan tunggal ditemukan pada mill yang memiliki komitmen untuk selalu mengisi ovennya dengan muatan yang sesuai dengan kapasitas maksimalnya. Mereka mendapatkan keuntungan dari oven yang maksimal yang memberikan hasil yang maksimal pula dan pengeringan yang lebih baik, karena baffle tunggal ini tidak menahan aliran udara yang melewati ujung kayu sepanjang dua feet seperti yang dilakukan oleh baffle dua dan tiga lipatan. Jenis ini tidak gampang meleset dari posisinya dan hanya menghasilkan sedikit kesalahan.

Pintu dua lipatan adalah yang paling umum dan memungkinkan variasi pada panjang muatan hingga 4 feet. Pada oven yang terisi penuh, kebanyakan operator melipat baffle ekstra 2 feet ke arah kayu, mereka harus mengakali konsekuensi adanya tingkat kelembaban yang lebih tinggi pada ujung kayu. Jika pancang besi sudut baffle condong ke kayu maka unit yang menyusut akan membelitnya. Ini akan membuat papan overhead terbongkar yang dapat menghantam operator oven saat baffle dibuka. Alternatifnya adalah dengan memposisikan sisi luar baffle menyudut ke posisi stick terakhir dan mengamankannya di sana. Hal ini akan mencegah pemblokingan sisa ujung kayu sepanjang dua feet, namun menyebabkan sebuah lubang besar pada atap yang memungkinkan udara menerobos.

Pabrikanan mempertahankan pintu lipat tiga guna berjaga-jaga terhadap variasi panjang muatan hingga 8 feet. Saya mempertanyakan hal ini jika diterapkan dalam oven yang memiliki suhu tinggi dan aliran cepat. Baffle-baffle ini mengekspos daerah permukaan kepada aliran udara dan saya tidak pernah melihat jenis baffle tersebut yang benar-benar dapat bertahan pada tempatnya. Saat kipas-kipas dinyalakan maka baffle-baffle tersebut akan bergerak sekenanya. Sebagai tambahan, baffle tersebut juga mengalami hentakan tiba-tiba seperti pada pintu lipat dua.

Pemeriksaan pada baffle Anda saat kipas berhembus akan mengungkap masalah yang terjadi pada penempatan dan penopangnya. Saat ditempatkan pada posisinya, baffle tersebut harus kontak dengan sisi luar kayu, idealnya pada stick terakhir. Jangan pernah melipat baffle condong ke ujung kayu. Dengan melakukan hal ini seolah-olah Anda telah melakukan sesuatu hal yang berguna namun sesungguhnya saat kipas dinyalakan baffle tersebut akan mencondong ke sisi dalam pintu.

Kunci efektivitas dari semua baffle tersebut adalah penahan yang memadai. Baffle harus tetap berada di tempatnya, menempel erat ke kayu, dan menutup semua aliran udara yang menuju ke arahnya. Penahan harus kuat namun cukup fleksibel saat muatan berubah.

Gambar 5.16. Sebuah baffle ujung lipatan tunggal pada mill yang tidak membuat komitmen untuk memenuhi kapasitas ovennya.

Gambar 5.17. Sebuah baffle ujung dua lipatan yang ditempatkan secara benar.

Gambar 5.18. Sebuah baffle ujung tiga lipatan yang terlipat ke sisi oven yang penuh muatan. Aliran udara diblock pada ujung kayu sepanjang 4 feet.

Gambar 5.19. Baffle ujung yang tidak diposisikan dengan benar pada ujung unit. Saat udara berhembus kearah viewer, baffle tersebut akan kembali datar ke bagian dalam pintu. Perhatikan mekanisme penopangnya.

Gambar 5.20. Sebuah baffle ujung lain yang ditempatkan pada ujung unit. Rantai penahan tidak akan mampu menahan aliran udara.

Gambar 5.21. Penempatan baffle ujung yang memadai dengan rantai penahan yang aman.
            Berikut adalah cara yang lebih baik. Ide ini merupakan pemikiran simpel Jim Brown yang bekerja di Union Camp Corporation, Seaboard, North Carolina. Untuk tiap baffle Jim menggunakan seuntai rantai berukuran 3/16 inchi atau ¼ inchi yang panjangnya kira-kira 12 feet. Ia memasangkannya pada separuh bagian bawah baffle. Ia mengaitkan ujung yang satunya ke pemancang yang berada pada mullion tiang pintu tengah, atau melilitkannya  pada papan, stick, atau crossout yang menonjol setelah baffle telah dikencangkan pada posisinya. Ia menggunakan pengikat rantai kecil untuk mengencangkannya, namun hal ini tidaklah perlu. Metode ini sederhana, aman, murah, dan yang terbaik – permanen.

Gambar 5.23. menggambarkan dampak terhadap aliran udara saat sebuah baffle ujung berbalik arah. Data ini diambil 5 feet dari ujung bukaan stick ketiga. Dampaknya akan lebih besar pada bukaan stick kedua dan pertama.

Pintu Oven


            Pintu oven berperan sebagai sebuah penghambat yang solid, rapat, dan dapat digerakkan guna memisahkan kondisi pengeringan internal oven dari kondisi di luar oven. Sejumlah mills tampaknya tidak menyadari hal itu. Panel-panel pintu dihilangkan, frames dibengkokkan, penahan pintu patah. Perbaikan akan memakan waktu berbulan-bulan, jika dilakukan secara berbarengan. Selalu pikirkan bahwa satu-satunya alasan kita benar-benar kerepotan saat membangun oven secara bersamaan adalah saat harus mengontrol kondisi-kondisi yang dapat menghasilkan pengeringan yang cepat dan berkualitas. Jika kita kehilangan hal tersebut, maka kita telah melenceng jauh dari tujuan semula. Lobang dan sill yang hilang akan memicu masuknya udara dingin dan tidak terolah kedalam oven – udara yang tidak dapat dikenali dan diduga saat menggunakan kontrol oven konvensional. Segera perbaiki kerusakan pada pintu guna mempertahankan kontrol Anda.

Siapapun yang menjalankan sebuah oven, meskipun hanya beberapa saat, akan segera penasaran terhadap udara yang menerobos sill bahkan pada pintu baru sekalipun. Gasket konvensional tidak bertahan lma karena disebabkan oleh kerusakan mekanis selama penanganan normal. Sebagai alternatif bahan, semisal firehose (selang pemadam), cenderung lebih tahan dari kerusakan mekanis namun segera hancur jika ditempatkan dalam oven. Oven yang lebih kuno tergantung pada bahan gasket agar tahan lama dan harus selalu menuruti saran pabrikanannya. Pabrikanan harus tertantang untuk mengembangkan bahan sill dengan menggunakan proteksi mekanis built-in. hingga kemudian, tali fiberglass yang dibungkus samak fiberglass tampaknya paling baik digunakan dalam oven bersuhu tinggi.

Gambar 5.22. Metode pemasangan rantai pada sekat pintu dengan menggunakan kait rantai yang dilas.

DAMPAK PEMASANGAN BAFFLE YANG BURUK

Kerusakan Baffle Ujung


            Aliran Udara (FPM)


Gambar 5.23. Variasi aliran udara top ke bottom/ dasar dalam sebuah oven dengan dan tanpa sebuah baffle ujung. Aliran diambil dari bukaan stick ketiga dari ujung. Efek meningkat jika semakin mendekati bukaan stick ujung.

Gambar 5.24. Jika ditemukan kerusakan, gantilah baffle ujung.

Gambar 5.25. Tutupan Pintu yang buruk.
Oven-oven baru, bagaimanapun juga, memiliki pilihan yang berbeda. Oven yang dirancang dengan baikdapat menghindari penggunaan gasket secara bersamaan dengan sill metal. Ini memberikan sistem sill yang terbaik namun sangat tergantung pada kualitas desain dan pembuatannya guna mendapatkan permukaan yang selaras. Pada awalnya muatan akan kelebihan uap panas di sekitar pintu saat permukaan-permukan sill saling selaras. Setelah waktu berlalu, Anda dapat mengandalkannya tanpa harus merasa cemas terhadap kerusakan dan penggantian sill. Tetap ada kebocoran, namun tingkatanny jauh dibawah metode gasket konvensional. Jangan pernah coba hal ini pada oven yang lebih kuno, karena hanya akan menyebabkan terlalu banyak distorsi saja.

Untuk meningkatkan efektivitas sill metal, berilah sill silicon dalam jumlah besar disekitar wilayah pintu yang berhadapan dengan letak pintu itu sendiri. Lapisilah cairan silicon tersebut dengan kertas lilin dan tutup pintunya. Ini akan meratakan permukaan yang tidak mulus.

Lakukan pemeriksaan disisi dalam pintu dengan pintu tertutup dan oven dalam keadaan kosong. Jika Anda dapat melihat cahaya maka itu berarti bahwa terdapat sumber kebocoran. Jika berada di bagian atas, periksalah untuk meyakinkan bagian engsel pintu sebelah atas. Jika pintunya telah berada pada engselnya dan cahaya masih menerobos masuk maka periksalah bagian pengait dasarnya. Biasanya lobang penguncinya tertutup debu sehingga pintu tidak rapat. Akhirnya periksalah rangka sisi pintu dan handelnya.

Rongga yang digunakan sebagai lajur track yang melewati bawah pintu selalu menjadi masalah. Respon paling umum adalah dengan cara menyumbat bagian bawah pintu tersebut. Hal ini melemahkan pintu dan membuat panas, aliran udara, dan uap panas menerobos keluar dari oven. Kerusakan parah akan terjadi setelah 6 hingga 8 tahun kemudian. Sebagai alternatifnya, biarkan rail tetap berada di bawah pintu. Yang dipelopori oleh Frank Cook di Pantai Barat, inovasi ini sering dapat dijumpai di belahan Selatan. Hingga beberapa tahun yang lalu saya belum mendengar dan membuktikan kesuksesan instalasi sistem tersebut. Rahasia kesuksesannya sebenarnya terletak pada pondasinya. Pondasi harus solid dan benar-benar selaras. Baik oven maupun landasan loading harus dirancang sejajar dengan pintu. Sebuah keuntungan lain adalah bahwa pondasi tersebut berperan sebagai truck stop saat oven bekerja, mencegah pengemudi forklift agar tidak kebablasan mendorong kayu ke pintu saat meloading muatan selanjutnya.

Erosi yang terjadi pada bagian bawah pintu tidak hanya mempengaruhi track tapi juga mempengaruhi sill beton. Dalam instalasi oven baru dan saat mengganti sill, selalu rim/ bungkus wilayah sill dasar dengan besi sudut. Hal ini akan menghasilkan sill yang lebih seragam dan mengurangi erosi hingga titik yang tidak membahayakan oven. Sebagai langkah sementara, tutup lobang yang ada dengan kain kanvas atau dengan belt yang disesuaikan bentuknya.

Carrier pintu harus dapat diangkat dan digeser dengan mudah oleh satu orang saja. Hal ini merupakan sebuah fungsi dari keahlian perancangan pabrikanan oven. Karena bertubuh cukup tinggi, saya dengan cepat dapat belajar, pintu mana yang dapat dengan mudah saya geser dan mana yang sulit. Tapi ada juga yang tidk sanggup saya geser, yaitu waktu. Selalu lumasi pintu oven setiap bulannya. Pada posisi terangkat penuh, bagian bawah pintu harus memberikan ruang penuh pada track. Jika tidak, maka pasti ada yang salah dengan rancangan pintu tersebut. Hal ini tergantung pada pabrikanannya apakah mereka mu memperbaiki hal ini atau tidak. Saya pernah melihat operator oven yang dengan susah payah mengangkat pintu oven saat ia ingin menggeser pintu tersebut ke sisi.

Gambar 5.26. Naikkan rail pada dasar pintu. Karena dasar pintu tidak perlu dipotong agar dapat melewati rail maka hal ini akan meningkatkan daya sill dan kekuatan pintu. Pada posisi ini rail section berfungsi sebagai stopper yang mencegah kayu didorong kearah pintu oven.

            Carrier pintu sering selip dan meleset karena beberapa alasan. Hal ini sedikit mengejutkan para operator dan menempatkan mereka dalam bahaya yang akan menyebabkan luka serius. OSHA mensyaratkan agar pintu-pintu dilengkapi dengan penahan di bagian atasnya guna menghindari kecelakaan serupa. Penahan tersebut seiring dengan waktu akan melengkung ke arah luar, khususnya jika Anda baru saja mengganti pintu-pintu tersebut atau melakukan perbaikan besar-besaran. Ingat tujuan penggunaan penahan tersebut.

Gambar 5.27. Sill pintu yang rusak ditutup dengan belt lama.

Gambar 5.28. Kerusakan sill pintu parah, yang harus dibangun kembali.

Gambar 5.29. Satu contoh pintu bergaya lumbung padi.
            Disebabkan oleh desain yang buruk dan para operator frustasi yang pada tahun-tahun terakhir telah diperkenalkan dengan pintu gaya lumbung. Pintu jenis ini dipisah menjadi dua lipatan dan diberi engsel pada sisinya. Karena ukuran pintu ini besar maka engsel yang dipasang harus dirancang khusus tidak hanya agr mampu menahan beban berat namun juga agar dapat bergerak buka-tutup dengan mudah tanpa menimbulkan distorsi pada pintu dan tempat pemasangannya. Perataan posisi/ penyesuaian posisi merupakan hal penting yang menentukan pengolahan kayu yang memuaskan. Fungsi utama pintu jenis ini adalah bahwa ia harus membersihkan track pada bagian dasar saat daun pintu terbuka. Hal ini akan meninggalkan celah besar, yang harus ditutup dalam keadaan tertentu.

Gambar 5.30. Pintu akses ground level praktis saat ditempatkan pada tiap sudut oven.

Biasanya akan melibatkan gasket atau pengaturan belt jika diketemukan masalah jangka panjang pada sill yang tidak diketahui. Semua desain pintu a la lumbung harus secara memadai mempertimbangkan seluruh sill, perataan keseimbangan, ruang gerak, dan perawatan tanpa mengacu pada tujuan utama diciptakannya sebuah pintu oven, yaitu pemisahan ruang dlam oven dengan dunia luar.

Pintu Akses

            Sebuah prasarat lain yang diajukan oleh OSHA adalah pintu-pintu akses atau “penyelamat” bagi para operator pada ground level. Saya tidak mempunyai contoh nyata ketika pintu ini digunakan dalam keadan darurat., namun tetap saja kita akan mertasa lega jika mengetahui nahwa memang terdapat pintui akses ini. Saya dapat meyakinkan Anda bahwa bahwa jika saya yang menjadi Anda, saya akan segera membangun pintu akses ini secepatnya daripada terpanggang hidup-hidup nantinya.

Pintu akses tersebut sangat praktis digunakan untuk memasuki oven guna melakukan checking, mengganti shock bulb basah, atau mengatasi masalah. Kebanyakan operator membuka pintu tersebut untuk mendinginkan ruang oven sebelum mereka masuk. Sangatlah praktis jika memiliki pintu akses di tiap pojok oven. Terpisah dari aspek keselamatan, keberadaan pintu ini akan memungkinkan Anda mondar-mandir dengan lebih cepat. Pintu-pintu ini paling baik ditempatkan pada pojok bagian ujung atau tembok sisi ketimbang pada tempat yang seharusnya ditempati oleh pintu yang lebih besar. Pintu-pintu yang berada di tempat yang tidak sesuai tersebut akan memaksa Anda untuk membuka penopang baffle sebelum masuk. Akan menjadi sedikit canggung saat mengecek aliran udara karena Anda harus kembali memasang penopang baffle dari dalam jika menghinginkan pengukuran yang akurat.
            Sebagian kecil pabrikan pengolah menempatkan sebuah pintu akses lain pada tembok ujung diatas pintu utama. Ini akan memungkinkan akses terhadap deck kipas untuk pemeriksaan, perawatan, dan perbaikan. Anda akan sangat menghargai pintu ini jika Anda pernah merangkak melewati pintu trap deck kipas atau memanjat diantara koil overhead pada plenum samping. Keuntungan paling nyata dari sebuah mill adalah bahwa kemudahan saat ingin menjangkau deck kipas akan membuat perawatan daerah ini semakin baik.
Bab Panduan untuk Mengurangi Variabilitas dalam Pengeringan
  1. Baffle overhead harus kontak dengan atap kayu sepanjang tumpukan kayu dalam oven. Mereka tidak boleh terlalu panjang dari ukuran kayu dan tidak boleh kurang panjang sehingga tidak mengkover kayu hingga sisi tepinya.
  2. Baffle lantai harus dapat menghambat kehilangan udara dibawah truck oven.
  3. Baffle ujung harus tetap berada pada posisinya saat kipas dinyalakan dan menutup celah antara ujung kayu dan pintu.
  4. Ganti baffle dan peralatan penopang yang rusak segera jika diketemukan.
  5. Rawatlah pintu oven dan sill-nya untuk mengurangi kebocoran udara yang masuk maupun keluar dari oven.

Penyetelan Oven dan Tata Cara Pemuatan

BAB 4
Penyetelan Oven dan Tata Cara Pemuatan

Jenius adalah kemampuan menyederhanakan segala kerumitan.

C.W. Ceran




Saat kayu diolah, disortir, dan disusun, maka ia siap dimasukkan oven. Seberapa bagus kita mengeset kayu untuk dikeringkan akan berdampak langsung terhadap kualitas pengeringan yang kita hasilkan. Tujuan kita pada titik ini adalah untuk mengeringkan sebanyak mungkin kayu dalam waktu sesingkat mungkin dengan kualitas yang paling bagus. Hal ini akan memaksimalkan efisiensi operasional kita dan mengurangi pembiayaan. 
Memilih Kayu dari Stock Kayu Basah (Green)



Kayu yang dimasukkan kedalam oven sedapat mungkin usianya harus sama agar hasil pengeringan yang didapatkan memiliki kualitas optimal. Kayu yang baru dipotong akan kering pada tingkatan yang berbeda dari kayu yang telah cukup lama digeletakkan di lahan penyimpanan sehingga telah mengalami pengeringan permukaan. Kayu yang mengalami karat jamur juga kering pada tingkatan yang berbeda pula. Mencampur kayu yang berbeda pada satu muatan oven akan menghasilkan unit yang memiliki tingkat basah dan kering yang bervariasi pada planing mill.

Data tumpukan kayu setiap pagi dan set oven berdasarkan data tersebut. Keringkan terlebih dahulu kayu yang paling lama disimpan. Secara umum, penentuan muatan yang memiliki usia yang sama dilakukan dalam periode waktu tujuh hari dan keringkan kesemuanya dalam muatan yang sama. Kayu yang berusia lebih dari sebulan dianggap telah cukup dan dikeringkan bersamaan dengan stock kayu yang proses pertamanya telah dikeringkan dengan udara bebas.

Rancanglah berbagai macam jadual pengeringan dan kapasitas boilernya pada sawmill Anda. Mills yang kapasitas oven yang dimilikinya tidak memadai tidak akan terbebas dari kesalahan. Sawmill yang bagus dan memiliki operasional pengeringan yang memadai mampu merotasi seluruh produksi sawmill dalam waktu enam hari. Sawmill ini akan menyisakan satu hari untuk perawatan rutin dan hal-hal yang tak terduga. Tanpa ketelitian dan kewaspadaan seperti ini Anda hanya akan menuai masalah pada kayu basah/ green Anda.

Kita telah membahas beberapa poin yang harus diingat saat menseting oven Anda. Mari kita bahas ulang di sini:

Gambar 4.1. Jangan pernah mengeringkan kayu yang kondisi dan usianya berbeda dlam sebuah muatan yang sama.
  1. Jangan pernah mencampur berbagai ukuran tebal dalam sebuah muatan oven yang sama.
  2. Pencampuran kayu yang memiliki ukuran lebar yang berbeda tidak boleh melebihi dari dua buah ukuran. Jika Anda menumpuknya untuk operasional forklift maka tempatkan kayu yang lebih lebar pada bagian atas tumpukan. Jika mungkin, keringkan papan yang berukuran 2 x 4s secara terpisah.
  3. Jangan pernah campurkan unit-unit yang memiliki ukuran panjang berbeda dalam truck yang sama.
Pertahankan lahan stacking Anda sesempit mungkin agar mempermudah kontrol. Yang paling mudah adalah sistem lahan yang dirancang untuk operasional forklift dengan oven yang memiliki sistem multi zona yang dikontrol dengan menggunakan komputer sehingga dalam sebuah muatan oven dapat terdiri dari berbagai ukuran panjang kayu. Mills yang memiliki sistem tersebut seringkali menyimpan tumpukan kayu basah berdasarkan ukuran panjangnya saja. Jika Anda ingin memisahkan berdasarkan lebar kayu maka lahan penyimpanan Anda harus lebih lebar. Ikuti panduan pada bab 2 untuk menyiapkan lahan penyimpanan ini.

Pemindahan membutuhkan track penyimpanan yang sesuai dengan muatan lengkap masing-masing ukuran lebar. Tempat penyimpanan ini dapat meliputi track oven untuk ujung kayu green saat sejumlah besar ukuran lebar diproduksi. Kayu dengan lebar tertentu yang telah diproduksi tersebut kemudian dinaikkan langsung ke track dan dikirim ke ove yang telah siap. Sisakan cukup ruang penyimpanan untuk unit-unit yang tidak rata yang telah Anda sisihkan guna mendapatkan kombinasi panjang yang sesuai pada oven Anda. Jangan lupa memasukkannya kedalam muatan oven yang telah siap.

Gambar 4.2. Jaga keseragaman tinggi unit dan jangan pernah mencampurkan berbagai ukuran tebal pada muatan oven yang sama.
            Tentukan sistem tracking kayu dari stacker ke oven yang paling sesuai dengan operasional Anda. Pilihan bervariasi dari item cat semprot dan tanggal stacking yang ditempel pada sisi masing-masing unit hingga pelabelan data yang dibutuhkan. (pelabelan sample untuk tujuan ini digambarkan pada bab 13). Yang baru, sistem komputer yang membaca kode garis (barcode) yang ditempelkan pada stok kayu dan mengeset oven pada operasional pengeringan yang efisien. Sistem tersebut sangat berguna untuk penanganan pemindahan kayu dalam skala besar.  

Truck Oven

            Truck oven yang berkualitas baik yang memiliki penopang dibawah masing-masing lokasi stick sangat vital pada pengeringan kayu grade tinggi. Truck sepanjang empat feet yang memiliki tiga buah bunk (papan kayu yang menempel menyudut pada dinding) menopang pada center 2 feet merupakan standar bagi pinus selatan. Truck jenis ini dengan mudah dikombinasikan dalam kombinasi-kombinasi yang berbeda untuk menopang seluruh ukuran panjang kayu. Ini akan meyakinkan topangan yang berkesinambungan terhadap kayu dan akan menyalurkan beban berat ke tanah agar kayu terbebas dari distorsi.

Banyak mills yang secara tidak sengaja memotong sudut-sudut kayu karena mereka hanya menempatkan dua penopang pada truck yang berukuran 4 feet. Penghematan biaya awal mereka segera akan merakhir karena jumlah kayu yang mengalami degradasi dan kerusakan truck yang lebih cepat akan membuat mereka merugi. Lapisan kayu dasar mengalami distorsi dengan sebuah karakteristik unik pada operasi ini yang disebut sebagai “kiln kink/ lengkung oven.” Truck sendiri melengkung saat bebannya terlalu berat dan tidak imbang. Distorsi ini merubah tinggi aktual truck dan truck baru yang ditambahkan kedalam sistem tersebut seolah-olah lebih tinggi. Saat tinggi truck bervariasi, degradasi yang terjadi pada lapisan dasar semakin memburuk. Solusi terbaik adalah dengan mengganti seluruh truck oven secara bersamaan. Jika hal ini tidak dimungkinkan karena alasan finansial maka jaga agar menggunakan metode truck yang berbeda saat Anda melakukan konversi.

Penopang bunk paling baik terbuat dari tabung segi empat atau dua keping channel yang di las sehingga berbentuk tabung. Penopang I-beam sangat mudah melengkung jika digunakan dalam operasional pemindahan dan mereka akan membelit jari fork dalam operasional forklift. Las penopang bunk secara permanen agar posisinya tidak berubah. Truck yang telah di las akan dengan mudah dapat dipindahkan dengan menggunakan forklift. Jangan pernah gunakan penopang bunk yang terbuat dari kayu. Mereka memiliki dimensi yang sangat beragam dan harus ditempatkan ulang setiap kali digunakan. Hal ini akan membuat kayu mengalami degradasi.

Gambar 4.3. Truck standar untuk pinus selatan. Trusck ini panjangnya 4 feet dan memiliki tiga penopang yang masing-masing ditempatkan pada jarak 2 feet.   

Gambar 4.4. Truck oven 4 feet yang hanya memiliki dua penopang. Catat lengkungan yang dialami truck karena kelebihan beban.

Kombinasi minimal yang disarankan untuk truck oven 4 feet untuk tiap kombinasi panjang adalah sebagai berikut:
Tabel 4.1. Kombinasi untuk Truck Oven 4 feet dan Panjang Kayu


Panjang unit kayu
Nilai Minimum Truck
Operasi Forklift
Operasi Pemindahan
8’

10’

12’

14’

16’

18’

20’

22’

24’
2

2

3

3

3

4

4

4

5
2

2

3

3

4

4

5

5

6

            Saya lebih memilih sistem pemindahan yang memberi penilaian untuk kedua metode operasional tersebut di atas. Ini akan meyakinkan topangan maksimum dengan kemungkinan selip minimal saat menggerakkan truck yang penuh muatan.

Jangan gunakan truck 6 feet kecuali jika Anda mengangkut tumpukan kayu 6 feet. Truck jenis ini menghasilkan kombinasi yang tidak seimbang untuk pengesetan muatan yang memiliki ukuran panjang yang bervariasi kedalam oven. Jangan terlalu banyak membeli truck 6 feet terlalu banyak karena produksi papan 6 feet tidak terlalu banyak pula. Sangat berhati-hatilah jika membelinya karena sebagian tidak memiliki sistem penopang yang memadai yang dapat diandalkan untuk menopang beban berat yang seringkali dipaksakan untuk diangkut dengan truck jenis ini. Waspadai rail truck dan tambahkan roda ekstra guna menghindari distorsi pada truck. Jika Anda memaksa untuk menggunakannya maka yakinkan agar penopangnya pada center 2 feet untuk meratakan posisinya dengan stick. Saya sekali mengunjungi mill yang menggunakan truck 6 feet yang penopangnya pada center 3 feet. Truck ini tidak sejajar dengan apa pun.

Gunakan truck 8 feet hanya pada stud mill.

Saya pernah melihat dua buah contoh truck single dan langsungan untuk masing-masing track oven. Satu oven panjangnya 84 feet. Karena terdapat banyak sekali jumlah kombinasi panjang yang dapat dimuat dalam truck maka tidak ditambahkan penopang. Menurut teori, hal ini akan memungkinkan pengemudi lift untuk menempatkan penopang di tempat yang diperlukan. Dalam prakteknya, bagaimanapun juga, hanya sedikit pengemudi lift akan melakukan hal tersebut secara konsisten dan berkelanjutan. Kerugian grade yang disebabkan oleh truck jenis ini tidak tentu. Sebagian mills mengelas penopang truck pada tempatnya. Waspadalah, sulit meletakkan penopang dalam konfigurasi yang memuat berbagai kombinasi panjang kayu.

Gunakan roda yang memiliki sistem pelumas pada ujung ass dan lumasilah seminggu sekali. Sebagian operasi melumasinya setiap digunakan untuk mengangkut muatan kedalam oven. Hal ini paling baik dilakukan pada stacker dalam operasi pemindahan. Cobalah VektonTM bushing  daripada roller bearings untuk roda truck Anda. Jenis yang pertama akan berputar dengan lebih mudah dan hanya membutuhkan sedikit perawatan. Meskipun pabriknya mengklaim bahwa Anda tidak perlu melumasi bearing jenis tersebut namun dengan melakukan pelumasan secara rutin Anda akan membuat bearing tersebut lebih awet.

Gambar 4.5. Dua jenis penopang truck. Sebelah kiri menunjukkan dua buah channel yang di las untuk mendpatkan bentuk kotak sedangkan yang sebelah kanan bentuk I. Catatlah distorsi kayu yang dihasilkan oleh penopang yang tidak memadai dan salah tempat.

Gambar 4.6. Penopang truck dari kayu yang terlalu sedikit dan penempatannya jelek bila ditujukan untuk menopang muatan.

Gambar 4.7. Sebuah contoh truck single dan panjang oven penuh yang memiliki penopang yang dapat dipindahkan. Truck ini mensyaratkan perhatian penuh dari pengemudi forklift guna mencegah degradasi.
            Desain truck apapun yang Anda miliki, para personel tetap membutuhkan waktu untuk meratakan penopang bunk dibawah stick. Gambarkan hal ini kepada orang-orang Anda dengan menggunakan tanda panah keatas yang menunjuk pada masing-masing penopang truck dan panah ke bawah yang menunjuk masing-masing stick. Jika ujung-ujung panah tersebut tidak bertemu maka Anda akan mendapati kayu Anda mengalami “kiln kink/ lengkung oven”.  Hal ini akan muncul saat kayu berada di lahan kering dan planing mill. Jangan membuat kesalahan besar dengan hanya menganggap bahwa Anda hanya akan mengalami sedikit kerugian yang disebabkan oleh penempatan truck yang buruk. Tiap papan yang terlihat bergradasi sesungguhnya mewakili papan lain dalam layer tersebut.

Jagalah agar semua unit sejajar dari ujung atas hingga dasar oven sehingga mereka tidak akan mencondong. Unit-unit yang semrawut akan menghambat aliran udara.

Gambar 4.8. Tandailah beberapa unit untuk melihat bagaimana muatan didistribusikan dalam truck. Tanda panah yang menunjuk ke bawah merupakan tekanan yang disebabkan oleh stick, tanda panah yang menunjuk ke atas merupakan penopang truck. Akan terjadi distorsi pada lapisan dasar yang tekanannya tidak saling bertemu.
            Operasi pemindahan menumpuk kayu langsung pada truck oven di stacker. Mereka mengikuti panduan yang sama dengan yang digunakan untuk pemakaian dan penggantian truck. Karena seluruh truck tumpukan seringkali bergerak terlalu jauh maka mill sering memiliki masalah dengan truck yang berubah posisi. Hal ini khusunya sangat mengganggu pada unit-unit yang memiliki jarak 2 feet dengan truck sebelahnya. Hal ini selalu terjadi pada unit yang berukuran 10 feet, 14 feet, dan 18 feet. Mills yang mencoba menghemat truck juga melihat gejala ini pada unit yang berukuran 16 feet dan 20 feet. Jika kabel penarik dipasangkan pada penopang truck maupun bunk, maka truck biasanya akan dengan mudah berpindah posisi. Hindari hal ini dengan cara menggunakan ukuran maksimum truck yang akan cocok dengan unit tumpukan atau dengan menempatkan penyekat diantara celah truck pada stacker. Sebagian mill meminta operator pemindahnya memotong dan memasukkan penyekat kayu pada tiap rotasi, sedangkan mill yang lain memproduksi penyekat logam yang selalu melekat dengan truck setiap saat. Sebuah solusi sederhana yang seringkali berhasil adalah dengan cara menempatkan penyekat pada ujung terjauh dari sambungan kabel. Hal ini akan mempersulit mesin pengangkut nerpindah posisi.

Gambar 4.9. Susunan truck yang buruk yang mengubah lebar ruang plenum dan mempengaruhi keseragaman aliran udara dari ujung ayas hingga dasar dan sepanjang sisi panjang oven.

Gambar 4.10. Penyekat kayu yang disisipkan diantara truck guna mencegah perubahan truck selama pemindahan. Unit ini sesungguhnya membutuhkan sebuah truck lain untuk menutupi celah yang ada.

Gambar 4.11. Penyekat logam guna mencegah pergerakan truck.

Gambar 4.12. Tempatkan crossout dibawah masing-masing lokasi stick. Terdapat sebuah penopang truck dibawah tiap stick. Kayu ini ditopang dengan baik guna meminimalisir degradasi pengeringan.
Crossouts (Penyekat Horisontal Tumpukan Kayu)
            Operasi forklift memuat truck oven dalam oven. Untuk pemosisian truck oven, personel juga harus memasukkan dan meratakan crossout (juga disebut sebagai bolster) yang memisahkan nasing-masing bundle. Terdapat sedikit operasional pemindahan dibongkar dengan menggunakan forklift dan juga memasukkan crossout pada stacker.

Crossout harus memiliki kualitas bagus, lurus dan tidak patah. Karena mereka berfungsi untuk menopang unit-unit yang ada di atasnya dan sisanya untuk menopang unit-unit di bawahnya, maka ukuran mereka harus seragam. Tempatkan satu pada satu lokasi stick. Kegagalan menjalankan hal ini akan mengakibatkan kayu mengalami distorsi pada lapisan atas dan dasar yang berhubungan langsung dengan crossout tersebut. Alasan yang sering diajukan oleh para operator forklift bahwa tidak ada cukup tempat untuk melakukan manuver lengan fork pada seluruh crossout ini tidak berdasar. Mereka hanya tidak ingin menangani crossout ekstra. Hal ini akan membuat mill mengeluarkan biaya tambahan. Saat Anda membuat tanda yang digunakan untuk memandu peletakan stick maka saat itu juga Anda harus menentukan perkiraan jarak operasional forkliftnya. Terdapat sebuah ukuran jarak yang dapat diterapkan pada seluruh kombinasi panjang muatan.

Bahan paling umum untuk crossout adalah kayu keras basah/ green yang berukuran 4 x 4s. Meskipun harganya murah dan telah banyak tersedia, namun mereka tidak bertahan lama saat dipajan dalam kondisi oven secara terus-menerus. Kayu pinus yang berukuran 2 x 4s sering digunakan, meskipun mereka cenderung akan jatuh jika didirikan pada tepi muatan saat oven diisi muatan. Lebih baik meletakkan dua buah crossout di atas crossout lainnya atau memaku kedua crossout tersebut. Masalah utama yang dialami jika menggunakan kedua jenis crossout di atas adalah bahwa keduanya memiliki kecenderungan mudah patah. Jangan gunakan pada sistem yang sekiranya justru akan menyebabkan degradasi pada kayu yang diproses.

Bahan crossout alternatif adalah tabung alumunium segi empat. Cukup besar dan kuat menopang kayu tanpa melengkung, crossout ini ringan dan mudah ditangani. Meskipun biaya pembelian awalnya tinggi namun hal ini akan kembali secara berlipat karena mereka tahan lama dan dapat meningkatkan grade kayu Anda. Sebuah mill yang saya tahu telah menggunakan crossout berbahan kayu gum basah/ green yang berukuran 4x4s dan daya tahan rata-ratanya adalah tiga bulan. Berdasarkan harga pembelian untuk green gum dan tabung alumunium, kami menentukan bahwa jika tabung alumunium tahan digunakan selama satu tahun maka investasi biaya awal yang dikeluarkan untuk pembeliannya akan kembali. Crossout jenis ini hingga sekarang telah bertahan selama tujuh tahun tanpa menyebabkan penurunan kualitas ataupun kegunaan crossout itu sendiri. Kecuali jika rusak oleh peralatan yang digunakan dalam proses, crossout jenis ini batas daya tahannya belum teridentifikasi.

Gambar 4.13. Crossout yang patah dan penopang kayu yang buruk dari proses stacking yang payah. Sebar susunan papan pada lapisan atas agar dapat membantu mendistribusikan beban berat.
            Ingat selalu bahwa crossout jenis ini tidak pernah keluar dari wilayah oven. Personel oven bergantian menggunakannya untuk berbagai muatan dan menyimpannya pada rak yang mudah terjangkau. Crossout pinus 2 x 4s digunakan pada lahan penyimpanan kering. Crossout ukuran 2 x 4s hanya sekali masuk lahan kering tersebut karena setelah itu mereka ikut diolah pada planing mill.

Gambar 4.14. Crossout alumunium tabung. Foto koleksi dari Union Camp Corporation.

Gambar 4.15. Crossout pohon pinus 4 x 4 dan 2 x 4. Perhatikan celah besar yang dapat menyebabkan udara menerobos diantara dua unit.

Gambar 4.16. Crossout yang rusak menyebabkan degradasi pada kayu.

Gambar 4.17. Crossout yang tidak memadai dalam sebuah set kayu yang agak unik.

Gambar 4.18. Kayu yang dipenuhi dengan Crossout untuk pengecekan perbandingan aliran udara.
            Ukuran maksimum yang direkomendasikan untuk crossout adalah empat inchi kali empat inchi. Lebih kecil, lebih baik karena tingkat kehilangan udara yang melalui celah antar crossout akan berkurang. Sebagian mill telah menemukan bahwa mereka dapat mengurangi ukuran crossout hingga 1 ¾ inchi dengan cara mengganti lengan fork yang terbuat dari baja tipis, lebar dan berkekuatan tinggi. Karena ukuran lebar lengan fork maka mungkin Anda harus menghilangkan dua buah crossout agar ruang yang tersedia mencukupi dan hal ini membuat sedikit kayu mengalami degradasi. Dengan melumuri dengan sedikit minyak disel maka lengan fork ini akan lebih mudah masuk ke tumpukan. Memenuhi dengan crossout akan mempercepat pengeringan karena hal tersebut akan meningkatkan aliran udara rata-rata dalam oven. Hal ini juga mempersempit distribusi lembab karena sistem ini akan menyingkirkan papan yang sangat kering disekitar crossout.

George Culp dari Culp Lumber Company, New London, Carolina Utara, dan saya pernah menjalankan uji coba terhadap oven pembakaran langsung yang baru dibeli perusahaannya guna menentuka efek penutupan crossout. Kami mendapatkan pembacaan aliran udara pada tumpukan yang crossoutnya terbuka dan menemukan aliran rata-rata sebesar 975 fpm dengan jangkauan aliran sebesar 310 fpm. Setelah mendorong kayu keluar dan menutup keempat crossout dengan menggunakan ukuran 1 x 4s, kami kembali meloading oven dan mengetes ulang aliran udaranya. Aliran rata-ratanya meningkat hingga 1.118 fpm atau sejumlah 15 persen peningkatan dalam aliran udara. Jangkauannya berkurang hingga 250 fpm.

Dengan menutup celah tersebut benar-benar membantu proses pengeringan. Namun saya belum menemukan sebuah metode praktis yang dapat diterapkan dalam oven yang memiliki lebih dari sebuah crossout. George dan saya menutup crossout dengan kayu green yang berukuran 1 x 4s, namun hal ini sangat menyita banyak waktu dan bukanlah sebuah prosedur yang realistis berdasarkan sistem day-to-day. Mills yang lainnya menggunakan ukuran crossout yang pendek 2 x 4s dan menempatkannya pada bukaan udara. Mill yang lain menggunakan potongan pendek dari pipa pemadam/ penyemprot (firehose). Semuanya berhasil dengan baik jika diterapkan pada crossout yang dapat Anda jangkau tanpa bantuan alat. Saat Anda harus memanjat tumpukan untuk meraih crossout naka hal ini jelas akan merugikan. Mills yang hanya menggunakan sebuah crossout justru beruntung. Celah yang ada akan dapat dengan mudah dijangkau tanpa alat.

Pilihlah salah satu yang paling mudah Anda terapkan. Saya menyukai metode firehose, karena Anda tidak akan menjumpai paku dan papan patah di sekitar Anda. Karena kebanyakan mills juga menggunakan firehose maka saya rasa ini tidaklah mahal.

PERBANDINGAN ALIRAN UDARA

Dengan/ tanpa crossouts





Aliran Udara dalam FPM

Crossout terbuka                          Crossout tertutup
Gambar 4.19. Perubahan pada aliran udara yang dihasilkan dari penutupan crossout pada gambar 4.18.
            Saya pernah melihat sebuah metode lain untuk menutup celah tunggal yang sangat sederhana dan mudah dijalankan. Pada mill ini, lempengan alumunium berukuran 1/8 inchi x 4 inchi x 10 feet menggantung horizontal pada rantai di tembok. Dimanapun rantai menempel alumunium, di situlah diberikan klip kuat. Klip ini biasanya digunakan pada rantai troli. Klip tersebut menyusup kedalam celah stick diatas dan dibawah rongga crossout., sehingga menahan lempengan alumunium tersebut tetap pada tempatnya. Kebaikan metode ini adalah hanya terdapat sedikit tancapan pada lantai karena rantai dipasang pada tembok dan pada ketinggian yang tidak mengganggu. Mereka akan dengan mudah dipindah dan dipasang saat berpindah oven.  Jangan pernah meninggalkan crossout diatas unit paling atas saat dalam oven. Hal ini akan menciptakan baffle overhead yang menyebabkan terbentuknya saluran udara.

Gambar 4.20. Metode penutupan crossout yang berfungsi dengan baik pada sebuah bukaan. Klip terbuat dari bahan yang berat dan kuat dan disisipkan kedalam celah stick diatas dan dibawah crossout. Rantai akan menjaga mereka tetap tidak menyentuh lantai saat dibongkar.
Pertimbangan-pertimbangan Penting Pemuatan Kayu kedalam Oven
Selalu isi oven sesuai dengan kapasitasnya. Rencanakan. Saat Anda memulai loading biasanya telah terlambat. Inilah letak perbedaan antara menyusun operasi dan hanya menjalankannya. Oven Anda telah dirancang untuk memuat kayu sesuai kapasitas tertentu. Shortloading pada oven double track 68 feet akan memberikan 1,5 persen kapasitas untuk masing-masing short track 2 feet. Jika setiap muatan adalah short 2 feet maka Anda harus mengeringkan lima muatan ekstra setahun guna membayar kerugian Anda. Jika muatan terlalu pendek maka baffle ujung tidak akan menyentuh kayu, aliram udara menjadi tidak imbang dan akan menghasilkan pengeringan yang tidak rata.

Gambar 4.21. Oven yang bermuatan kayu berukuran pendek. Celah tersebut menunjukkan kerugian pengeringan dan berdampak buruk pada keseragaman pengeringan.

Gambar 4.22. Set unit kayu ke tepi truck oven sehingga baffle lantai dapat menyentuh kayu.
            Saat forklift loading, selalu set unit tumpukan di tepi truck oven di bagian yang berada disebelah baffle lantai. Hal ini dilakukan untuk memastikan telah benar-benar erat dengan baffle tersebut dan menghilangkan tumbukan udara dibawah kayu.

Pastikan bahwa tinggi total muatan truck telah seragam satu truck dengan truck lainnya. Perubahan tinggi yang disebabkan selisih satu atau dua lapisan tidaklah serius, namun hindari perubahan drastis yang akan menghasilkan celah pada sisi atas tempat baffle overhead berada. Ini adalah celah kebocoran udara. Baffle harus menutup kayu agar berfungsi.



Gambar 4.23. Tinggi muatan yang tidak seragam akan menyulitkan baffle atap menutup celah yang ada.

Gambar 4.24. Loading yang buruk. Lihatlah crossout yang ditinggal di atap yang akan menyebabkan celah untuk bocornya udara.

Gambar 4.25. Setup truck yang buruk yang menyebabkan celah besar antara dua unit yang bersebelahan.

Gambar 4.26. Saat Anda mengeset dua unit bersebelahan pada sebuah truck, berilah cukup jarak diantara keduanya agar aliran udara dapat melewatinya.

Unit-unit yang diletakkan pada truck-truck yang digabungkan harus disambung dengan rapat pada ujung-ujungnya untuk menghindari celah yang dapat menyebabkan udara menerobos. Hal ini sulit dilakukan pada mills yang kontrol terhadap ukuran panjang kayunya payah. Biasanya para operator dalam mill tersebut hanya akan memotong ujung kayu yang tidak seragam atau hanya menutup pintu oven. Sebelum melakukan trimming/ pemotongan, tentukan dengan hati-hati apakah kayu tersebut memang kelebihan panjang ataukah hanya ujungnya yang tidak rata. Jika tidak hati-hati maka Anda akn mengalami kerugian pemotongan. Jika masalahnya adalah pada ujung kayu yang tidak rata maka papan ini biasanya akan dikembalikan kedalam unit dan loading berlanjut. Anda tetap akan harus memotong papan agar pintu oven dapat tertutup kecuali papan-papan tersebut dapat dengan mudah disorong dengan menggunakan sledgehammer (palu godam). Bagaimanapun juga, jika ujung-ujung papan rontok (mripili, jawa) Anda sebaiknya memotongnya. Ini merupakan kesempatan baik untuk melibatkan orang-orang dalam sawmill atau stacker untuk ikut serta memperbaiki kesalahan yang mereka sebabkan. Saat Anda mendapatkan sumber masalahnya, yakinkan agar pihak yang bertanggung jawab untuk ini melihat dan memahami dampak dari kecerobohan yang mereka perbuat.
           

Metode Pemuatan kedalam Oven dan Pengambilannya

            Karena terdapat dua metode primer pengesetan oven maka terdapat dua buah metode loading yang tergantung pada apakah sistem yang digunakan merupakan sistem transfer biasa ataukah dengan menggunakan forklift. Metode yang digunakan pada mills secara kuat dipengaruhi oleh keinginan pribadi yang merancang oven tersebut. Terdapat keuntungan dan kerugian pada keduanya.
Sistem Transfer biasa
            Operasi transfer atau pemindahan membutuhkan intensitas pekerja dan peralatan. Membutuhkan alat-alat khusus (semacam lori pengangkut) dan juga personel ahli yang bertanggung jawab agar tugas yang dilakukannya sempurna. Keuntungan utamanya adalah keseragaman stacking, yang mengurangi dampak yang diakibatkan oleh crossout yang buruk dan juga setup aliran udara yang tidak bagus. Keuntungan ini tidak akan didapat jika para personel gagal membuat muatan yang dapat memenuhi oven dan meninggalkan celah dalam oven.

Sangatlah berhati-hati jika bekerja dalam operasional ini, karena kabel yang digunakan untuk menarik kayu memiliki kecenderungan meleset dan putus. Satu resiko berbahaya lainnya adalah berjalan diantara unit yang berada pada sebuah track yang sama. Pernah terjadi seseorang tewas diantara unit-unit tersebut saat oven sedang diberi muatan. Orang tersebut tidak ditemukan hingga seluruh kayu kering. Setiap orang yang bekerja dengan sistem ini jiwanya selalu terancam. Berilah ruang gerak yang cukup terhadap kabel penggerak tadi.

Lori pengangkut cenderung temperamental dalam operasionalnya. Hal ini disebabkan baik oleh desain yang buruk maupun perawatan yang kacau. Saat sebuah sistem transfer mulai usang maka ujung-ujung track yang berdekatan dengan transfer pit juga akan usang dan seringkali terkuak. Beton pada daerah ini menjadi rusak dan membutuhkan penopang. Kerusakan truck akan semakin sering terjadi saat ia meleset yang disebabkan oleh tekanan-tekanan yang tidak imbang yang terjadi dari gaya tarik kabel saat menarik beban kayu dalam jumlah besar.

Gambar 4.27. Operator transfer memindahkan kayu ke atas track untuk di-up load kedalam oven. Waspadai pencampuran usia kayu yang berbeda.
            Berikut ini beberapa panduan untuk merancang sistem transfer yang tidak memerlukan banyak perawatan:
  1. Berilah rangka pada seluruh sisi tepi transfer pit yang terekspose dengan menggunakan besi sudut 3 x 3 dengan ketebalan 3/8 inchi. Ini akan menyetabilkan sisi-sisi tersebut dan memberi tempat untuk menyambungkan kabel.
  2. Pendamlah rail dalam beton hingga bola rail dan slope sedikit mengarah ke jalur masuknya kayu kedalam oven. Jangan pernah membuat sistem drainase diantara track. Anda tidak akan pernah dapat menjalankan forklift Anda menuju truck yang rusak jika saluran pembuangan tersebut tetap dibangun. Permukaan yang datar akan membuat forklift dapat bermanuver dan sangat mempermudah ruang geraknya.
  3. Gunakan kabel terberat yang dapat dihandel pekerja Anda. Kabel yang terlalu ringan dapat putus dengan mudah dan harus sering diganti. Gunakan kabel yang memiliki tegangan terkecil guna mengurangi kemungkinan kayu menumbuk oven. Hal ini membutuhkan kerja tambahan.
  4. Pasanglah silinder hidrolik atau pneumatic pada tiap sudut lori pemindah. Saat lori disejajarkan dengan track, silinder ini memanjang dan menstabilkan lori tersebut pada posisinya, mengurangi kemungkinan terjadinya kerusakan.
  5. Keluarkan kayu kering dari oven sebelum mengeluarkan kayu basah/ green. Beberapa mills mengeluarkan keduanya secara bersamaan dan hal ini membuat biaya yang dikeluarkan lebih tinggi dari yang diperlukan untuk perbaikan lori dan kabel.

Gambar 4.28. Salah satu dari empat buah silinder hidrolis yang dipasang pada sudut-sudut lori transfer. Silinder-silinder tersebut menyetabilkan lori saat kayu dinaikkan atau diturunkan dari track.
            Metode apakah yang paling baik untuk memasang kabel pada truck oven? Semua metode sangat menjanjikan, namun Anda memiliki dua buah pilihan dasar. Apakah Anda memasangkan ke truck ataukah pada kayu.

Metode paling umum pemasangan pada truck dilakukan secara sederhana dengan mengaitkan kabel pada penopang ujung truck. Hal ini tidak disarankan karena kabel akan dengan mudah meleset dan ujung penopang truck akan melengkung. Hal ini juga akan menyebabkan truck bergerak tidak stabil yang akan menyebabkan truck rontok dan kerusakan pada roda dan laker. Sebuah metode yang lebih baik adalah dengan cara meletakkan kabel diantara track dengan sebuah pengait pada salah satu ujungnya yang digunakan untuk mengaitkannya pada lori dan sebuah loop pada ujung lainnya untuk menempelkannya pada kabel pengangkat. Hal ini membutuhkan dua set kabel lengkap untuk tiap tracknya. Sebelum kayu green ditempatkan kedalam track sebuah kabel telah diletakkan diantaranya. Dengan track yang telah berisi muatan, kabel tersebut digunakan untuk menarik kayu kedalam oven dan dibiarkan di dalam oven selama proses berlangsung. Kabel kedua diletakkan diantara track kayu green dan kayu dinaikkan keatas track dengan cara sebelumnya. Saat kayu kering telah dikeluarkan dari oven, kabel tersebut dipindahkan ke track green dan proses kemudian diulang. Unit-unit tunggal kayu kering dengan mudah dapat dipindahkan ke ujung kering lori transfer dengan kabel berada di sampingnya. Semua sistem yang memasangkan kabel pada truck harus melakukan pengawasan guna mencegah truck berpindah posisi dibawah kayu. Ini mungkin akan semudah memindahkan ruang jarak antar truck ke ujung pancang kabel yang berlawanan. Di sini, Anda harus menempatkan ukuran yang lebih panjang pada ujung yang berada di sebelah pintu karena kayu yang berukuran 10 feet hampir selalu mengubah posisi trucknya. Jika Anda tidak dapat mengontrol urutan panjang kayu yang akan dimuat dalam track maka Anda harus menyisipkan pembatas diantara truck-truck tersebut untuk mencegah terjadinya pergeseran.

Gambar 4.29. Truck rusak yang disebabkan oleh pemasangan kabel penarik pada ujung-ujung penopang bunk.

Gambar 4.30. Teknik penarikan/ pengeluaran kayu dari oven yang meminimalisir kerusakan kayu.

Gambar 4.31. Teknik penarikan kayu dari oven yang menyebabkan kerusakan kayu.

            Memasang kabel langsung ke kayu mencegah trucks bergeser, namun biasanya akan menyebabkan kerusakan mekanis pada kayu dan/ atau sticker. Terdapat beberapa teknik. Kabel dapat dililitkan pada pojok-pojok kayu setinggi pinggang dan dikaitkan pada ujung penopang bunk, dan ditarik keatas truck. Cara ini mematahkan sudut papan dan stick. Mills yang lain memasang bar/ papan penghalang pada ujung celah stick. Kemudian kabel disisipkan diantara atau disamping track dan kemudian dipasang. Dalam kasus ini, ujung papan rusak. Sebagian mill yang lain membuat pancang pada ujung-ujung kayu untuk mengikat kabel. Sistem terbaik untuk ini yang pernah saya lihat menggunakan lempengan plat berat yang khusus dirancang untuk dapat dimasukkan kedalam celah sticker. Plat tersebut menyebarkan beban berat lebih merata dan mengurangi kerusakan papan. Kabel dimasukkan dibawah truck dan kemudian dipasangkan pada plat tersebut. Metode ini bekerja dengan baik kecuali jika alatnya meleset. Memasangkan kabel baru melalui bagian bawah truck tidaklah mudah dan sangat diragukan apakah orang yang merancang sistem ini dapat melakuknnya.

Gambar 4.32. Metode penarikan untuk oven yang tidak memiliki ujung basah atau kering. Sebuah saluran pipa yang dibungkus ram kawat dibangun di ujung trucks. Foto koleksi dari Union Camp Corporation.


Sistem Forklift
            Anda akan menemukan dua buah metode umum loading dengan menggunakan forklift. Yang pertama mirip dengan operasional transfer, yaitu dalam hal salah satu ujung oven dirancang untuk ujung green dan yang lain untuk ujung kering. Ujung kering biasanya memiki peneduh pendingin. Sistem ini harus memindahkan truck-truck kosong dari ujung kering kembali ke ujung green/ basah untuk dilakukan pemuatan lagi. Seringkali Anda akan melihat sebuah sistem transfer pada ujung green/ basah dengan menggunakan forklift yang membongkar kayu kering dan mengembalikan truck ke stacker. Sistem ini memasukkan dan mengeluarkan truck hanya dengan menggunakan forklift atau menggunakan kabel yang dihubungkan dengan forklift. Kedua sistem tersebut membutuhkan ketepatan manuver forklift oleh pengemudinya. Sistem tersebut juga meletakkan kayu usang dan rusak pada truck.

Sistem loading/ pemuatan yang saya sukai tidak memiliki bagian oven berujung kering dan basah. Sebuah oven double-track meloading kayu basah/ green pada track yang berada pada salah satu ujung oven dan pada track lain yang berada pada ujung satunya. Hal ini akan memungkinkan adanya akses terhadap kedua sisi track untuk loading. Untuk memasukkan truck, sebuah bar ditempatkan pada pancang yang dipasang pada ujung truck, yang saling berhadapan saat pintu oven terbuka. Operator forklift kemudian kembali ke jalur pertama kayu basah dan kembali mendorong. Saat ia mendorong masuk kayu basah/ green, maka kayu kering akan terdorong keluar. Bar dipindahkan ke jalur selanjutnya dan proses berulang kembali. Ini sangat cepat dan efisien, memungkinkan Anda merotasi oven kering dalam waktu 15 menit atau kurang. Kerusakan truck minimal, karena truck selalu berada pada track.

Gambar 4.33. Forklift kembali ke kayu basah/ green dan mulai mendorong. Foto koleksi Union Camp Corporation.

Gambar 4.34. Saat kayu kering keluar dari track, shafting dipindahkan ke track lain dan proses pun berulang. Metode ini mengurangi kerusakan kayu dan truck. Foto koleksi Union Camp Corporation.



Terdapat dua hal yang harus selalu diingat. Yang pertama, tidak akan terdapat celah antara truck yang berjarak 20 feet pada ujung tempat bar dipasang. Jika tidak, posisi truck akan bergeser saat muatan didorong. Yang kedua, seringkali penting agar mengangkat bundle kayu basah sebelum mendorongnya yang ditujukan untuk memperkokoh posisinya. Khususnya hal ini penting diwaktu musim dingin.

Gambar 4.35. Selama kayu tertopang penuh pada bagian sticknya, Anda dapat menumpuk kayu sesuai yang Anda bayangkan guna mengakali kombinasi panjang muatan yang ada.
             

Bab Panduan untuk Mengurangi Variabilitas dalam Pengeringan
  1. Pada masing-masing muatan, pilih kayu yang usianya seragam. Keringkan kayu tertua Anda pada urutan awal.
  2. Selalu penuhi kapasitas oven.
  3. Gunakan truck oven 4 feet yang memiliki tiga penopang yang ditempatkan pada center 2 feet.
  4. Tempatkan truck oven yang memadai dibawah masing-masing unit kayu seperti yang ditopang oleh setiap stick. Yakinkan agar penopang sejajar dengan stick.
  5. Jika Anda menggunakan crossout untuk mengeset trucks Anda maka tempatkanlah satu pada setiap lokasi truck. Singkirkan semua crossout yang rusak yang mempengaruhi keseragaman penopang kayu.
  6. Tutup celah crossout guna mengurangi kebocoran udara yang akan melewati celah tersebut.
  7. Jangan pernah meninggalkan crossout di atas unit yang akan masuk ke oven.
  8. Bawa kayu ke sisi luar truck pada sisi plenum guna memungkinkan adanya kontak yang memadai dengan baffle lantai.
  9. Jaga agar tinggi total truck yang berisi muatan tetap seragam guna menghasilkan kontak baffle overhead yang memadai.
  10. Ketatkan ujung-ujung unit, guna mengurangi kebocoran udara diantara kedua unit tersebut. Ratakan unit dari atas hingga ke bawah guna memperbaiki keseragaman aliran udara dari atas ke bawah dan sepanjang ruang oven.
  11. Gunakan metode penarikan oven yang mengurangi kerusakan kayu.

Penumpukan Kayu

BAB 3
Penumpukan Kayu
Jika seorang lelaki dijuluki penyapu jalanan maka ia harus menyapu jalanan layaknya Michelangelo melukis di atas kanvas, atau Beethoven saat menggubah musik, atau Shakespeare saat menulis puisi. Ia harus menyapu jalanan dengan sempurna sehingga seluruh penghuni langit dan bumi berhenti sejenak untuk mengucapkan, “Di sinilah hidup seorang penyapu jalanan besar yang melaksanakan tugasnya dengan baik.”
   Martin Luther King, Jr.




Stacking dan penempatan stick yang tidak memadai seringkali menjadi sebuah sumber degradasi paling besar dalam sebuah operasi pengeringan. Untuk memahami kenapa, kita harus memvisualisasikan apa yang terjadi pada kayu selama proses pengeringan.

Kayu yang dikeringkan dengan menggunakan sistem pengeringan suhu tinggi akan melewati sebuah tahapan yang dikenal dengan istilah tahap “plastic” selama periode panas tinggi dan kelembaban saat pemanasan. Kondisi tersebut hampir sama dengan sebuah metode yang digunakan oleh para pembuat lemari kayu untuk membuat lengkungan kayu khusus yang akan digunakan untuk komponen kursi atau meja. Sebagai sebuah contoh, ini merupakan cara seorang perajin membentuk lengkungan dari sebatang kayu lurus hingga menjadi sebuah komponen lengkung untuk kursi goyang: untuk membentuk lengan kursi goyang, si perajin memilih kayu kering yang berserat lurus dan mengolahnya dengan mesin hingga menjadi bentuk cross-section (potongan) yang diinginkan. Kemudian ia menempatkannya didalam ruang steam selama kurang lebih satu jam hingga kayu menjadi elastis. Setelah kayu tersebut dikeluarkan dari ruangan panas dan lembab tersebut, kemudian ia membengkokkan dan memasang clamps (penahan agar kayu tidak bergerak) yang nantinya akan menentukan bentuk akhir kayu tersebut. Saat lengan tersebut didinginkan, ia kemudian melepaskan clamps dan mengerjakannya menjadi sebuah komponen lengan kursi. Bentuk lengan kayu tersebut tidak akan berubah.

Gambar 3.1. Kualitas dan penempatan stick yang buruk membuat kayu mengalami degradasi.

Proses yang sama terjadi dalam oven suhu tinggi pada skala besar. Sticker yang hilang atau salah pasang dan yang ukurannya berbeda tidak dapat menopang kayu secara datar. Kayu akan melengkung sesuai dengan tekanan yang ia terima dan jika tidak ditopang maka kayu tersebut akan semakin parah lengkungannya. Saat mengering maka distorsi yang terlanjur terjadi akan permanen.

Koreksi metode stacking yang buruk cenderung mudah, namun hal ini harus dilakukan secara terus-menerus. Jangan pernah lengah. Di sanalah Anda akan menemukan harta karun. Jika karyawan Anda telah terbiasa menjalankan tugas stacking dengan baik maka stacking yang bagus secara otomatis akan selalu Anda dapatkan. Saat melatih orang-orang baru, jelaskan mengapa dan bagaimana mereka harus membuat stacking sesempurna mungkin sesuai dengan yang dipersyaratkan dalam metode ini. Bawa mereka ke bagian penyimpanan sampah pengovenan yang terdiri dari hasil oven gagal yang disebabkan oleh kesalahan dalam penanganan sticker. Kebanyakan orang menginginkan melakukan pekerjaan secara bagus dan tentu mereka akan melakukannya secara sempurna jika mereka memahami bahwa apa yang mereka tangani merupakan hal penting.

Bahan Stick

            Tersedia ragam stick dalam jumlah yang luar biasa banyaknya. Yang mana yang paling ekonomis untuk operasional Anda tergantung tidak hanya pada factor harga pembelian di mukanya tapi juga pada factor-faktor yang mempengaruhi daya tahan stick tersebut. Apakah besarnya variasi ketebalan kayu akan membuat kayu berdistorsi atau patah? Apakah Anda menangani kayu stacking dengan menggunakan sistem pemindahan atau dengan menggunakan forklift? Apakah penanganan kayu dan perlengkapan penyimpanan menyebabkan stick patah? Semua factor di atas dan masih banyak lagi yang lainnya sangat mempengaruhi biaya actual stick. Tentukan stick terbaik untuk kinerja Anda dengan cara menguji berbagai jenis sticker.



Gambar 3.2. Susunan kayu yang jaraknya melompat-lompat di atas kayu yang tersusun rapi yang disebabkan oleh kesalahan penempatan stick.



Perkirakan biaya stick actual dengan cara membagi biaya stick dengan jumlah waktu rata-rata pemakaiannya dalam oven. Hal ini paling baik dilakukan dengan cara memberi kode warna pada ujung unit stick baru dan selalu mengawasinya selama proses berlangsung. Setelah masing-masing keluar dari oven, hitunglah jumlahnya. Jika tinggal separo, maka Anda akan mengetahui daya tahan rata-rata stick Anda dalam sebuah muatan. Cibalah Anda berfikir dengan cara ini, stick murah yang tidak tahan lama akan membutuhkan biaya yang lebih mahal dari yang Anda pikirkan. Saat menjalankan pengujian tersebut, cobalah menentukan penyebab mengapa stick Anda patah. Apakah hal ini disebabkan rendahnya kualitas stick tersebut ataukah Anda sendiri yang membuat kesalahan yang akhirnya memperpendek usia stick tersebut? Kayu yang salah dalam pengolahannya, beberapa ukuran panjang yang disusun dalam sebuah unit tumpukan, penanganan stick yang buruk, dan banyak factor lain sangat mempengaruhi daya tahan stick. Masing-masing kekurangan tersebut dapat diperbaiki. Tersedia bermacam stick seperti yang tersebut dibawah ini:
Kayu Keras Lokal baik yang dibeli maupun yang diproduksi sendiri

Stock layu keras memiliki kualitas yang baik kecuali jika jenis ini dikeringkan dengan menggunakan oven hingga tingkat kelembaban 10% sebelum sizing. Yang saya lihat, stick yang digunakan untuk stacking tahap awal kesemuanya dalam keadaan green/ basah. Kayu akan mengerut saat kering, dan menyusut pada ukuran yang berbeda tergantung beberapa factor semisal jenis kayu, tingkat kelembaban basahnya, dan orientasi lingkaran tahunnya. Menambahkan ukuran dimensi kayu green dan ketebalan akhir stick keringdalam hal ini tidaklah biasa. Variasi tersebut akan mendistorsi kayu yang ditopangnya. Ketahanan aktual stick kayu keras ini tergantung grade kayu bahan stick yang digunakan. Variasi serat disekitar mata kayu akan memper[endek usia stick. Stick yang terbuat dari kayu keras kering yang memiliki serat lurus dan bersih mata harganya sangatlah mahal karena kualitasnya sama dengan kayu grade atas.


Gambar 3.3. Stacking yang buruk. Unit ini lapisan atasnya terancam ambruk.

Gambar 3.4. Stick kayu keras yang belum dibongkar dari unit asli sesuai dengan yang dikirimkan dari supplier hingga stick-stick tersebut mengalami degradasi dan berjamur. Segera tempatkan stick kayu keras basah/ green kedalam oven untuk mencegah terjadinya degradasi.
Tetap saja, banyak mills yang melanjutkan penggunaan stick kayu keras basah dan hal ini disebabkan karena harga stick jenis ini lebih murah. Pada kenyataannya, biaya keseluruhan yang dibutuhkan untuk operasional jika menggunakan stick jenis tersebut sangatlah tinggi menimbang kerusakan kayu yang disebabkannya dan karena stick ini daya tahannya jelek sehingga harus selalu diganti.

Jika Anda memaksa menggunakan stick kayu basah ini, awasi seketat mungkin. Adakan inspeksi terhadap masing-masing muatan untuk meyakinkan keseragamannya dan tolak muatan yang tidak ditopang oleh stick yang memadai. Segera masukkan kedalam sistem pengolahan untuk menurunkan tingkat kelembabannya. Ingat, kayu tersebut merupakan kayu basah/ green dan sangat rentan terhadap jamur mould dan degradasi. Saya seringkali melihat banyak mills yang menyimpan stick ini selama berbulan-bulan sebelum memasukkannya kedalam sistem pengolahan sehingga degradasi akhirnya membuat stick tersebut tidak lagi tahan lama saat digunakan untuk menopang muatan.
Kayu Pinus yang diproduksi sendiri atau dibeli

Stick pinus biasanya diproduksi di mills dari stock kering yang khusus digrade di bagian planer. Graders lebih memilih ukuran bersih 2 x 8s dan yang lebih lebar yang ekonomis dan tidak mudah rusak. Sticks dipotong dengan menggunakan gergaji gang rip dan cutoff. Kayu berdimensi no 1 yang berkualitas tinggi sangat bagus jika tingkat kebutuhan naik dan pasar sedang slow. Keseluruhan stick ini berserat lurus dan hanya memiliki sedikit mata yang dapat mengurangi daya tahannya. Jenis ini merupakan bahan stick yang bagus meskipun Snda mungkin menengarai sebuah tendensi mereka akan menipis saat digunakan. Jangan pernah membuat stick dari grade umum no 2 atau yang lebih rendah dari itu karena mata kayu dan serat yang saling-silang akan menyebabkannya mudah patah. Saat Anda mempertimbangkan biaya bahan dan oengolahan awal maka stick-stick jenis ini dapat menjadi cukup mahal harganya.
Stick yang terbuat dari Limbah Phenol atau Plastik

Terkadang Anda akan menjumpai penggunaan stick yang berbahan dasar limbah phenol atau plastik di daerah Selatan, meskipun jarang. Saya tidak pernah mengetahui penggunaan stick jenis ini dalam skala besar. Untuk tujuan-tujuan tertentu mereka juga menggunakan produk-produk yang berbahan dasar petroleum untuk pengolahannya; dari daur ulang sisa atau patahan stick. Terdapat satu kecenderungan bahwa plastik mudah patah jika dipajan terus-menerus dibawah suhu tinggi. Sebuah stick yang patah dibeli perusahaan sebesar 25 persen dari harga aslinya dan stick ini kemudian didaur ulang.
Stick Alumunium

Paling sedikit sebuah mill di Selatan telah membuat sebuah percobaan dengan menggunakan stick alumunium yang dibentuk sedemikian rupa. Stick jenis ini menunjukkan gambaran investasi yang menggembirakan andai saja ia tidak mudah melengkung. Sekali melengkung, tamatlah riwayatnya. Satu-satunya harapan dari stick jenis ini adalah bahwa semua stick yang melengkung dapat didaur ulang. Selain itu, stick jenis ini sangat panas jika dipegang tanpa didinginkan terlebih dahulu. Semakin lama sisi stick ini akan menajam sehingga menggores penopang sticklayer.
Stick Baja Silinder

Salah satu kembangan dari stick alumunium ini tampaknya digemari oleh beberapa mills. Stick jenis ini juga melengkung saat digunakan menopang muatan, namun lebih mudah digunakan. Stick-stick yang patah disambung dengan menggunakan las dan dipotong sesuai ukuran yang dibutuhkan. Biaya awal dan perbaikan yang dibutuhkan untuk stick jenis ini membuatnya kurang popular. Dan juga, setelah beberapa kali pengelasan dan pemotongan stick jenis ini tidak lagi lurus dan tidak dapat menopang muatan secara sempurna.


Stick Plywood

Stick plywood menjadi lebih umum karena berbagai jenis tanaman ini dapat divariasikan menjadi berbagai model stick. Secara umum, stick jenis ini sangat bagus. Terdapat dua jenis utama. Jenis yang pertama memiliki lapisan mendatar yang alurnya melebar. Jenis tersebut sangat bagus jika digunakan dalam oven bersuhu tinggi. Stick plywood yang lebih baru memiliki lapisan pang berada pada sisi sempitnya, memunculkan alur lem pada sisi lebarnya. Stick ini lebih kuat dan tahan lama dibandingkan dengan jenis yang pertama. Semuanya memiliki ukuran seragam dan telah kering saat dibeli. Jenis-jenis tersebut tidak gampang berubah dan tahan terhadap distorsi dibandingkan dengan kayu solid. Saya pernah mendengar komplain terhadap jenis ini yang menyatakan bahwa lapisan yang ada mudah lepas dan terpisah, namun hal ini dapat dengan mudah diperbaiki oleh pabriknya.
Stick Apitong

Stick kayu keras impor ini cocok untuk mill yang sering mengalami kerugian stick karena mill ini selalu memuat kayu yang berbeda ukuran dalam satu muatan oven. Stick jenis ini sangat tahan lama dan tahan dibawah kondisi yang cukup parah. Jenis ini memiliki ukuran yang seragam dan sulit berubah bentuk. Mills negara-negara barat telah menggunakan stick jenis ini selama bertahun-tahun dengan hasil yang bagus. Meskipun biayanya lebih mahal jika dibandingkan dengan stick local namun daya tahannya mencapai dua hingga tiga kali lipat dari stick local. Biasanya jenis ini bertahan, sejak penggunaannya, selama dua atau tiga bulan. Catatan: Apitong merupakan sebuah jenis kayu keras yang sangat padat, sehingga membuatnya sedikit lebih berat dari jenis lain. Anda mungkin akan mendengar keluh kesah sebagian penata letak stick yang telah terbiasa dengan stick yang bobotnya ringan.
Stick OSB (Riented Strand Board Sticks)

Pada kunjungan akhir-akhir ini saya diperkenalkan dengan jenis stick baru ini, yang sengaja dibeli untuk bahan percobaan. Stick ini ukurannya seragam dan fleksibel. Sampai saat ini belum terdapat data-data tambahan selain yang diberikan oleh pabriknya.

Ukuran Sticker


Ketebalan

Tebal merupakan dimensi paling penting pada stick karena inilah yang menentukan penentuan jarak pada masing-masing lapisan. Ketebalan stick harus seragam agar dapat menopang kayu secara merata dan agar tidak menyebabkan degradasi. Harus ada aliran udara bebas, karena factor inilah yang menjadi alasan utama dilakukan pemasangan stick pada tumpukan kayu. Mills yang memproduksi stick mereka sendiri harus selalu mengontrol prosesnya guna meyakinkan kualitas stick yang akan dihasilkan. Stick yang dibeli dari luar harus diperiksa dari cacat semisal retak dan jika ukurannya tidak sesuai dengan yang dibutuhkan, jangan gunakan. Kualitas seringkali menjadi factor penentu.

Pergunakan stick dengan ukuran tertipis namun memiliki daya tahan yang tinggi dan kualitas pengeringan yang baik pula. Untuk setiap pengurangan tebal stick sebesar 1/8 inchi Anda akan memperoleh tambahan kapasitas oven rata-rata sebesar 5 %. Hati-hati: keuntungan yang disebabkan oleh kenaikan kapasitas oven dapat dengan mudah berkurang oleh kerusakan sticker yang akhirnya meningkatkan degradasi kayu, memanjangkan waktu pengeringan, dan memperluas distribusi lembab.

Kebanyakan mills menggunakan sticks yang berukuran ¾ inchi atau 7/8 inchi dan bertahan lama asalkan mereka memiliki kontrol yang baik terhadap ukuran kayu yang ditumpuk. Penelitian menunjukkan bahwa meskipun saya menggunakan stick yang berukuran 7/8 inchi namun tidak menyebabkan pengaruh yang berarti terhadap waktu pengeringan. Sangat menarik untuk dicatat bahwa saat Anda mengurangi ketebalan stick dalam sebagian oven maka kecepatan aliran udara akan meningkat. Bagaimanapun juga, karena stick yang lebih tipis menaikkan volume total kayu, keuntungan dari waktu pengeringan seringkali terkalahkan oleh kerugian yang disebabkan oleh peningkatan penggunaan panas. Jika sistem kipas Anda telah bekerja mendekati kapasitas maksimum tekanan udara statis, maka aliran udara tetap tidak akan meningkat.

Terdapat sedikit mills yang menggunakan stick berukuran 1 1/8 inchi hingga 1 ¼ inchi. Mereka mengalami banyak kerugian pada pengurangan kapasitas oven. Mereka melakukan hal ini untuk memperpanjang usia stick dan memperbaiki aliran udara yang disebabkan oleh kontrol terhadap ukuran kayu yang buruk. Yang lain menggunakan oven yang memiliki kapasitas panas marjinal dan berusaha memperbaiki kecepatan pengeringan dan kualitas kayu. Mills yang mengeringkan sejumlah besar kayu mendapatkan keuntungan dari keawetan sticker yang lebih tebal. Jika sitem kipas Anda tidak memadai, maka stick yang lebih tebal ini akan memberikan tingkat pengeringan yang lebih seragam pada keseluruhan muatan oven.

Penelitian-penelitian yang dilakukan di negara bagian Oregon menunjukkan bahwa ketebalan stick yang berukuran 7/16 inchi sangat praktis digunakan untuk oven konvensional2.  Paling tidak terdapat satu penelitian terhadap mill yang membandingkan penggunaan sticker berukuran 5/8 inchi dan ¾ inchi yang digunakan dalam oven bersuhu tinggi. Stick yang berukuran 5/8 inchi tidak berfungsi dengan baik. Perhatian saya terhadap stick yang lebih tipis berdasarkan pertanyaan seberapa lamakah mereka dapat bertahan jika digunakan dalam sistem. Jenis tersebut tidak memiliki toleransi terhadap tumpukan kayu yang memiliki ketebalan beragam.
Lebar

Stick harus cukup lebar guna meyakinkan bahwa pekerja yang menata layer stick akan mengenali perbedaan antara lebar dan ketebalan pada tingkat stacking normal. Lebar paling umum adalah satu setengah inchi. Stick kotak dapat digunakan jika ukurannya adalah 1 1/8 hingga 1 ¼ inchi dan hindari pemakaian ukuran yang lebih kecil karena hal ini akan mengurngi daya tahan stick. Sebagian mesin peletak stick hanya akan bekerja dengan benar jika stick yang dipakai berukuran 2 ½ inchi hingga 3 ½ inchi. Ukuran tersebut mungkin bagus untuk kinerja mesin namun buruk untuk hasil pengeringan. Hal ini akan menimbulkan spot basah dibawah sticker. Jangan membeli mesin peletak stick yang berfungsi untuk ukuran tersebut di atas.
Panjang

Stick harus cukup panjang agar dapat mengkover seluruh panjang muatan/ tumpukan dan panjang stick harus sedikit melebihi panjang tumpukan. Jangan gunakan stick yang lebih pendek dari lebar tumpukan. Papan yang tidak tersangga di bagian tepi akan runtuh, menutup ruang udara, atau akan mengalami distorsi saat itu juga. Jika Anda secara tidak sengaja menggunakan stick pendek dan terpaksa melanjutkan proses maka dorong stick pertama menjauh, tarik yang kedua mendekat, dorong stick ketiga menjauh, dsb. Meskipun papan tidak sepenuhnya tertopang, paling tidak mereka tidak jatuh dan menghalangi sirkulasi udara.
Keseragaman

Olah stick hingga memiliki dimensi yang seragam untuk menghasilkan topangan yang rata. Hal ini seringkali menjadi satu masalah jika stick yang digunakan merupakan kayu keras atau kayu pinus yang dibeli dari luar. Waspadalah dan selalu periksa tiap muatan stick yang dibeli. Tolak bundle stick yang ketebalannya berbeda-beda, atau yang memiliki mata dan hati. Stick dapat menjadi cukup mahal sebelum ditambah biaya tambahan terhadap stick yang patah sebelum pemakaian, atau ditambah variasi tebalnya yang dapat menyebabkan kayu Anda mengalami distorsi. Untuk alasan terakhir, jangan pernah mencampur stick yang ukurannya berbeda dalam sebuah sistem yang sama.

Lebar Tumpukan


            Dalam kaitannya dengan kecepatan pengeringan dan distribusi lembab yang menyempit sepanjang lebar unit, maka disarankan agar lebar tumpukan maksimum adalah sekitar 8 feet. Lebar stacking/ tumpukan 6 dan 7 feet juga  sesuai. Bagaimanapun juga, ini akan mengurangi jumlah kayu yang dapat Anda tempatkan kedalam oven. Jika Anda menumpuk ukuran lebar yang sempit dan butuh kapasitas tambahan oven maka pertimbangkan untuk membuat tumpukan yang lebarnya 8 feet. Namun tetap ingat bahwa Anda mungkin harus memperbaiki sistem panas dan/ atau sistem aliran udara agar tidak mengalami pemuluran waktu pengeringan. Masih saja, hal ini mungkin akan jauh lebih murah jika dibandingkan dengan membangun oven baru.

Saya telah melihat beberapa oven yang didesain khusus untuk menangani lebar tumpukan 9 ½ hingga 10 feet. Kebanyakan dibangun berdasarkan pengaruh dari pantai barat. Hindari hal ini dalam oven pengolah pinus selatan yang menggunakan suhu tinggi. Kecuali jika oven jenis ini memiliki aliran udara yang cukup untuk mengatasi suhu panas yang besar yang melewati kayu maka variasi lembab sepanjang unit akan menjadi besar dan waktu pengeringan semakin lama. Tendensi ini dapat diatasi hingga pada titik tertentu dengan menggunakan stick yang lebih tebal namun hal ini akan mengurangi kapasitas oven.


Gambar 3.5. Stick pendek menyebabkan papan yang berada di tepi tumpukan runtuh dan akhirnya menutup bukaan sticker.
            Mills yang melakukan transisi dari pengeringan dengan menggunakan udara terbuka dan beralih kepada pengeringan dengan menggunakan oven seringkali mempertahankan tumpukan sempitnya yang lebarnya hanya berkisar 4 hingga 5 feet dan menempatkan dua buah bundle secara berjejer pada sebuah truck. Sebagai sebuah transisi, hal ini dapat diterima, namun mulailah membuat rencana untuk merubahnya menjadi sebuah unit tunggal yang lebih lebar. Saat dua buah bundle ditempatkan secara berjjar diatas sebuah truck maka deretan stick tidak selalu rata. Jika tumpukan terlalu dekat, maka kayu Anda akan mengalami spot basah.


Gambar 3.6. Perbaikan jangka pendek untuk masalah pada Gambar 3.5. Dorong atau tarik stick ke sisi guna mendukung kayu pada sisi panjangnya.

Beri jarak antar unit sepanjang 2 hingga 3 inchi guna memungkinkan aliran udara bersirkulasi dari tumpukan satu ke tumpukan selanjutnya. Metode penumpukan ini juga akan menghasilkan dua kali lipat unit yang meningkatkan biaya penanganan. Penanganan tambahan justru akan memperbesar kemungkinan terjadinya kerusakan dan degradasi pada kayu.


Gambar 3.7. Berbagai masalah yang dihadapi stick. Dari kiri ke kanan;  stick melengkung ke sisi, stick patah, stick yang ujungnya mengecil, stick yang terlalu tebal, stick bagus, stick tipis, stick tebal.

 

Gambar 3.8. Sebuah mill yang tidak memiliki kepedulian menyingkirkan stick jelek dari stacker. Hal ini rentan terhadap kebakaran dan resiko keselamatan.

 

Penempatan Stick

            Saya tidak dapat terlalu menekankan pentingnya penempatan stick yang tepat. Biaya keseluruhan yang disebabkan oleh karyawan peletak stick yang kurang berpengalaman dan tidak terlatih akan lebih tinggi daripada nilai upah mereka. Hal tersebut berhubungan dengan penurunan kualitas kayu yang Anda keringkan. Selalu sediakan waktu briefing untuk menunjukkan kepada peletak stick tersebut bahwa pekerjaan yang mereka tangani sangatlah penting; tidak cukup hanya dengan pemberitahuan saja. Bawalah mereka ke penyimpanan stick di belakang oven dan tunjukkan distorsi yang disebabkan oleh kesalahan peletakan stick.
Kualitas Stick

Mempertahankan kualitas stick merupakan sebuah usaha yang berkesinambungan. Rotasi yang terjadi dalam oven dan peralatan penanganan menyebabkan stick retak dan patah dan seringkali merusak papan yang mereka sangga. Ganti stick yang berpotensi rusak dengan stick yang bagus.

Kebanyakan mills mensortir stick di stacker, mengandalkan kinerja peletak stick untuk menggantikan stick yang rusak tersebut. Tingkat kecepatan penumpukan yang tinggi membuat usaha ini sangat sulit dilakukan karena waktu interval rotasi terlalu pendek. Jika Anda benar-benar menggantungkan penggantian stick pada para peletak stick maka sebaiknya Anda menyiapkan metode khusus untuk ini. Banyak mills yang begitu saja menempatkan penampungan stick rusak ini didekat stacker. Yang lain mengangkutnya ke pojokan terdekat. Yang paling buruk adalah sebagian melemparkannya begitu saja ke tanah sebelum diangkut di lain waktu. Hal ini akan memicu kebakaran dan kondisi kerja yang membahayakan. Sistem terbaik yang telah saya lihat adalah dengan cara memindahkan sticker di planing mills. Saat stick tidak lagi berguna, seseorang memeriksanya dan kemudian membuangnya ke tempat sampah. Ia dapat meletakkannya ke alat pengangkut dan membawanya ke bagian trimsaw. Sebagian mills memotongnya kedalam ukuran yang lebih pendek untuk digunakan sebagai penyekat pada unit-unit kayu yang telah selesai diolah. Hal ini merupakan pilihan yang sangat praktis untuk operasional yang membundel sticker untuk dikirimkan kembali ke stacker.

Stick yang ukurannya seragam tidak akan menyebabkan degradasi. Cobalah untuk menjaga selisish ketebalan stick satu dengan yang lainnya sebesar 1/8. Selisih yang terlalu besar akan menyebabkan permukaan kayu yang ditopang tidak rata yang akan memicu degradasi. Pelanggan Anda tidak akan menyukai hal ini. Sortir stick yang terlalu tebal atau tipis.

Gambar 3.9. Pemilahan stick pada planing mill. Stick jelek dilempar ke sabuk  pengangkut di sebelah kanan dan dibawa ke tempat trimming.

Gambar 3.10. Culling dan trimming terhadap stick jelek yang ditujukan untuk menggunakannya kembali sebagai spacers/ pembatas pada unit kayu yang telah jadi.

Gambar 3.11. Menata stick pendek berjajar ke sepanjang sisi lebar muatan. Ingat bahwa hal ini merupakan patokan sementara karena penataan seperti ini akan memperlambat kerja stacker/ penumpuk. Perhatikan penyeimbangannya.



Singkirkan stick patah meskipun panjangnya sepadan dengan panjang muatan unit Anda. Biaya penggantian stick tersebut akan lebih murah jika dibandingkan dengan akerugian yang akan mereka hasilkan jika digunakan dalam pengeringan. Papan yang sisi tepinya tidak ditopang sewaktu-waktu akan mengalami distorsi. Papan akan runtuh dan menutupi ruang sticker. Aliran udara yang berkurang akan memperlebar distribusi lembab. Jika Anda mengombinasikan stick, maka tempatkanlah stick bersebelahan guna saling dukung sepanjang sisi lebar muatan. Anggaplah hal ini sebagai patokan sementara jika terjadi penyumbatan aliran udara yang disebabkan oleh kesalahan penempatan stick. 

Gambar 3.12. Penyeimbangan stick yang bagus pada sisi yang jauh dari sticklayer.
            Stick yang melengkung ke sisi menhambat aliran udara dan menghasilkan titik-titik basah dan kering berlebih pada kayu Anda. Pada sisi luar stick yang melengkung tersebut, udara bergerak semakin cepat dan hal ini disebabkan oleh penyempitan sehingga pengeringan akan lebih cepat. Pada sisi dalam lengkungan terciptalah ruang udara mati yang akan memperlambat pengeringan. Perbedaan tingkat kelembaban sepanjang sisi panjang papan akan menyebabkan masalah kualitas bagi para pembeli yang akan menggunakan kayu tersebut sebagai bahan furniture atau laminated beam.
Penempatan Stick
Letakkan stick secara lurus, seragam pada sisi panjang unit, dan berilah jarak pada center 2 feet. Sebagian mills membuat tumpukan pada center 4 feet atau menumpuk dari dasar hanya berkisar 10 sehingga menghasilkan track center 2 feet, sebagai penyeimbang pada center 4 feet. Mereka mengklaim bahwa studi-studi mereka tidak mengindikasikan degradasi tambahan pada sistem ini. Satu hal yang pasti: Perataan stick menjadi lebih sulit jika stick yang digunakan hanya sedikit. Saya cenderung menyarankan sistem konservatif untuk hal ini, dan merkomendasikan center 2 feet untuk penunjang stick dan truck. Selalu gunakan pemandu stick yang akan meratakan dengan penopang truck oven Anda. Buatlah skala gambar untuk menentukan posisi stick secara akurat. Hal ini juga akan memungkinkan Anda untuk dapat menentukan pengaturan jarak peralatan lainnya yang dipengaruhi oleh penjarakkan stick.

Panduan penataan stick yang bagus seringkali tidak bertahan lama. Yang terbaik memandu dari ruang di kedua sisi muatan hingga ke tempat para pekerja meletakkan stick-stick yang mereka tangani. Bagi para stacker panduan yang berada pada sisi yang jauh secara mekanis tidak masuk akal. Sebagai alternatifnya, gunakan gergaji untuk menandai lokasi stick. Penggunaan laser dan garis bayangan juga berfungsi dengan baik, namun hati-hatilah jika menggunakan garis bayangan. Suhu tinggi yang dihasilkan sinar pembuat bayangan akan dapat mengakibatkan kebakaran jika tempat yang terkena pajanan sinar tersebut tidak dibersihkan dari sisa-sisa limbah kayu yang mudah terbakar.

Gambar 3.13 Sisi stick yang berada di sebelah peletak stick menggambarkan tendensi akan meruntuhkan bagian ujung tumpukan yang ditopangnya.
            Peletak stick mekanis menjadi lebih umum. Cermatlah saat ingin membelinya. Carilah peralatan yang kuat namun simpel. Peralatan yang memiliki banyak perlengkapan kecil akan sulit menghasilkan kinerja yang maksimal. Yang paling baik adalah yang benar-benar mampu menempatkan stick pada posisi yang tepat ketimbang menjatuhkannya secara asal-asalan. Semua jenis alat tersebut membutuhkan stick yang memiliki kualitas nagus namun sebagian dari mesin tersebut kesulitan menempatkan stick dengan benar secara konsisten. Masalah paling umum yang pernah saya lihat adalah bahwa mesin ini menghilangkan banyak stick dan seringkali menempatkan stick pada bagian tepi tumpukan kayu dan kedua kesalahan tersebut menyebabkan degradasi. Kaji secara mendalam dan berhati-hatilah agar unit mesin yang Anda beli tidak akan membuat Anda merugi. Kunjungilah mills yang menjalankan/ menggunakan peralatan jenis ini dan lihatlah cara kerja mereka. Berjalanlah ke lahan penyimpanan stick rusak dan lihatlah  seberapa banyak stick yang dirusakkan oleh mesin ini. Sebagai langkah akhir, tanyalah manajer mills yang bersangkutan tentang apakah setelah pemasangan mesin ini kayu yang diolah mengalami tambahan degradasi. Mesin yang bagus biasanya akan meningkatkan grade kayu yang Anda olah.

Letakkan stick saling tumpuk dari atas hingga ke dasar untuk topangan yang berkesinambungan. Stick yang tidak selaras akan membuat kayu bengkok/ melengkung dan hal ini biasanya diketahui saat dipasah di planing mill. Cek perataan stick dengan menggunakan cat semprot untuk membuat garis yang menghubungkan masing-masing ujung stick dengan pangkalnya dalam sebuah unit. Unit yang ditumpuk dengan baik akan menghasilkan garis lurus. Metode ini akan membantu para peletak stick yang ingin melakukan perbaikan posisi. Cat sisi-sisi unit tumpukan dan buatlah agar ini dapat dengan mudah terlihat oleh para sticklayers. Anda tidak usah terlalu banyak penjelasan, lambat-laun mereka akan menanyakan kepada Anda tentang apa yang Anda lakukan. Jawablah bahwa Anda sedang memeriksa perataan stick dan tunjukkan dampak dari peletakan stick yang buruk. Anda akan terkesan dengan perbaikan yang nantinya mereka lakukan.

Hal ini merupakan cara paling efektif jika Anda berhadapan dengan para peletak stick yang kemampuan belajarnya lamban. Seorang peletak stick yang secara terang-terangan Anda bandingkan dengan sejawatnya cenderung keras kepala tidak mau memperbaiki kinerjanya. Tekanan tajam mungkin menjadi pemicu yang kuat. Namun tetap saja, masih banyak karyawan yang tidak mau berubah. Dokumentasi foto untuk periode tertentu harus menjadi landasan untuk melakukan pemecatan atau pemberlakuan pensiun. Anda tidak dapat mempertahankan orang-orang yang tidak dapat bekerja dengan baik ini dalam perusahaan Anda. Catatan akhir: “Hubungkan stick” pada kedua sisi unit dan bandingkan keduanya. Sticklayers seringkali meletakkan stick pada ruang yang jauh dan secara sembarangan menjatuhkan begitu saja ujungnya. Lihat stick yang tidak rata pada sisi bagian mereka.

Gambar 3.14. Mengecat ujung stick merupakan sebuah metode bagus untuk mengevaluasi kinerja para sticklayers/ peletak stick. Pekerja yang menyusun stick pada bagian kiri butuh panduan (karena tidak menyusun stick dengan rata).
Jangan memutar stick yang berada pada sisi samping. Hal ini menyebabkan distorsi serius pada kayu. Jika Anda banyak menjumpai hal ini maka berarti bahwa Anda menyusun tumpukan terlalu cepat. Sticklayers yang terlalu terburu-buru tidak akan sempat memperhatikan detil. Terkadang, para peletak stick tersebut memilih memutar stick pada bagian sisi tumpukan atau menumpuk stick secara dobel pada salah satu ujungya guna menjaga kerataan permukaan kayu. Carilah satu atau dua buah penyebabnya. Yang pertama, apakah Anda menggergaji kayu menjadi lebih tipis? Saat laipasan meningkat, salah satu ujungnya akan lebih tinggi dibandingkan dengan ujung lainnya. Stacker tidak akan beroperasi dengan baik kecuali jika kayu telah rata permukaannya. Para peletak stick mengakalinya dengan cara mendobel stick pada ujung bagian bawah tumpukan, dan biasanya tanpa mengjonfirmasikannya terlebih dahulu dengan supervisornya. Terkadang, stacker sendiri tidak rata atau kehilangan kerataannya saat dimuat. Saya sering melihat hal ini pada stacker yang kabel-kabelnya hanya diganti pada slaah satu ujungnya saja. Perbedaan renggangan antara dua buah set kabel akan meningkat saat muatan bertambah.

Gambar 3.15. Stick secara tidak sengaja diletakkan pada bagian tepi. Saat kering, lapisan ini akan membentuk sedikit bow pada ujungnya.
Idealnya, kita menginginkan lapisan kayu yang solid sepanjang sisi lebar unit dengan masing-masing tepi yang rata guna memperoleh hasil pengeringan yang terbaik. Ukuran lebar kayu yang bervariasi akan sangat menyulitkan pencapaian keadaan di atas. Lapisan yang lebarnya penuh biasanya akan membutuhkan lebih banyak papan. Di sini kita harus sedikit berkompromi guna mencapai tujuan kita. Buat para sticklayers menarik papan pada sisi samping hingga ke luar untuk membentuk sisi yang rata. Hal ini akan memperbaiki keseragaman aliran udara diantara lapisan. Bagaimanapun juga, dengan menarik papan ke sisi tepi akan meninggalkan celah pada posisi sebelumnya, hal ini membentuk semacam lobang angin. Selalu terdapat celah selebar 2 x 10s. papan-papan yang berada di bagian tepi ini, yang lapisan tengahnya tidak lengkap, akan lebih kering dan rentan terhadap distorsi. Hilangkan lobang angin tersebut dan kurangi tingkat kekeringan kayu dengan cara menarik kembali sebuah papan dari lapisan pertama, dua papan pada lapisan kedua, satu papan pada lapisan ketiga, dsb. Sehingga lapisan dapat tersusun dengan rapi.

Waspadalah jika Anda membiarkan stick menonjol keluar tumpukan. Sudut operasional mills yang meningkat dalam planing mill akan menimbulkan kerusakan stick yang serius kecuali jika mereka memindahkan stick yang menonjol tersebut ke sisi luar. Ujung-ujung stick yang menjuntai akan mudah terpotong.

Gambar 3.16. Penumpukan yang serampangan akan menghasilkan sisi-sisi unit yang tidak rata. Sisi-sisi yang tidak rata tersebut mempengaruhi keseragaman aliran udara antar lapisan saat sisi ini berada berdekatan dengan ruang plenum.
Gambar 3.17. Teknik stacking/ penumpukan yang bagus. Ini akan membantu mempertahankan keseragaman aliran udara.
Gambar 3.18. Sebuah mesin unstacker harus memperlakukan stick dan kayu dengan lembut.

Perawatan dan Penyimpanan Stick

            Terdapat dua buah metode umum untuk memindahkan dan menyimpan stick dari planing mill ke stacker. Kebanyakan operasional pemindahan dilakukan dalam sistem closed loop, mengangkut stick langsung dari unstacker ke stacker. Banyak sistem ini yang menggunakan metode rake-off (memisahkan stick) yang memperlakukan kayu dan stick dengan lembut. Tingkat patahan stick rendah. Stick-stick tersebut tidak menggunung di atas lantai. Memilha stick baru dengan sistem ini sangat sulit kecuali provisi pada bagian ini dirancang sesuai dengan instalasi aslinya.

Kebanyakan operasional forklift menggunakan metode unstacking tilt hoist (dengan mengangkat salah satu ujung benda). Mereka membundel stick atau mengumpulkannya dalam rak-rak kayu untuk kembali dikirimkan ke stacker. Saat menaikkan hoist/ katrol pengangkat maka ujung-ujung stick akan patah. Saat mereka dimasukkan kedalam pengangkut, stick yang telah melemah akan patah. Jika memilih mengumpulkannya kedalam rak atau membundelnya guna ditangani dengan menggunakan forklift, tetap saja akan terjadi banyak patahan stick. Jika menyimpan stick dalam bentuk bundle yang saling tumpuk maka Anda akan menuai kerugian di sini. Stick merupakan investasi yang signifikan bagi semua mills. Anda harus melatih personel untuk merawat investasi ini. Tumpuk dan bundle stick secara hati-hati. Simpan bundle pada posisi tidak menyentuh lantai dan jangan menumpuknya dengan bundle lainnya. Untuk penyimpanan jangka panjang, tempatkanlah stick tersebut di temapt kering yang terlindungi dari panas dan hujan.

Salah seorang teman dari Calorina Utara menawarkan saran bijak ini kepada para supervisor stacker: “ Cukuplah peduli terhadap peletakan stick Anda untuk menunjukkan bahwa Anda tertarik, baik hari ini maupun setiap hari. Tak lama lagi, Anda akan melihat hasil akhirnya.”


Gambar 3.19. Penyimpanan stick yang buruk. Meskipun menggunakan kontainer merupakan ide bagus namun loading yang buruk akan memperpendek usia stick Anda.

Gambar 3.20. Penggunaan rak stick yang memadai.

Gambar 3.21. Sebuah metode pembundelan stick di unstacker yang dapat mengurangi patah pada stick dan memungkinkan pem-bundle-an stick untuk dikembalikan ke bagian stacker.

Gambar 3.22. Cara Anda menangani bundle stick memiliki dampak yang signifikan pada keawetan stick Anda. Simpan stick agar tidak menyentuh lantai, setinggi satu bundle saja. Stick-stick baru harus segera diolah dengan oven terlebih dahulu guna mengurangi degradasi.

Gambar 3.23. Tujuan kita: sebuah unit yang tersusun dengan sempurna. Unit ini ditumpuk disesuaikan dengan sistem transfer/ pemindahan.

Gambar 3.24. Unit yang tersusun dengan baik untuk operasional forklift. Sulit dipercayai bahwa unit ini disusun dengan tangan. Ketepatannya membuat banyak pihak cemburu. Jika pengemudi forklift ingin menempatkan crossout pada tiap lokasi stick maka saya sama sekali tidak melihat kesalahan pada foto di atas.   

Bab Panduan untuk Mengurangi Variabilitas dalam Pengeringan
  1. Latihlah para peletak stick Anda dengan cara menunjukkan kepada mereka efek peletakan stick yang buruk terhadap kayu.
  2. Tentukan stick yang paling ekonomis untuk proses Anda dengan cara membandingkan keawetan hingga harga awal pembeliannya.
  3. Gunakan stick yang berimensi tebal ¾ inchi hingga 7/8 inchi dengan lebar 1 ½ unchi. Kayu mungkin akan membutuhkan stick yang lebih tebal guna memperpanjang usia pemakaian mereka.
  4. Stick harus memiliki ukuran panjang penuh yang dapat mengkover lebar unit tumpukan.
  5. Singkirkan stick yang tebal, tipis, melengkung, dan patah dari sistem Anda.
  6. Sejajarkan/ ratakan stick Anda dari ujung bawah hingga ujung atas tumpukan guna mendapatkan topangan yang sempurna.
  7. Letakkan stick pada center 2 feet guna menyelaraskannya dengan penopang truck.
  8. Jika stick mulai terpilin pada sisi tepi atau dobel, maka cari tahu kenapa dan perbaiki segera.
  9. Karena para sticklayers menyusun tiap lapisan maka mereka harus menarik papan bagian tepi kearah mereka untuk membentuk satu paket tumpukan yang bersisi kotak.
  10. Akhirnya, rawatlah stick Anda dari unstacker hingga stacker untuk lebih membuatnya awet dan tahan lama.

REFERENSI

  1. Denig, Joseph, Stephen J. Hanover, dan C. Arthur Hart. Kiln Drying Shouthern Yellow Pine Lumber. The North Carolina Agricultural Service. Publication No. AG-402, 1988.
  2. Horton, Robert K., dan Helmuth Resch. “Kiln Stick Thickness Effect on Drying 2-inch Western Hemlock Lumber.” Forest Products Jourbal 26, No. 3 (1976): 35-40.