BAB 5
Pertimbangan-pertimbangan Pemuatan Akhir
Pertimbangan-pertimbangan Pemuatan Akhir
Somerset Maugham
Sekarang saat kayu tersebut dimasukkan kedalam oven, kita akan lebih tertarik terhadap fitur desain oven tertentu. Apakah kita telah mendapatkan potensi sepenuhnya dari baffle kita? Apakah kita terlalu banyak kehilangan panas yang menerobos celah pintu atau celah-celah lainnya? Jawaban-jawaban dari pertanyaan ini memiliki dampak yang signifikan terhadap kualitas dan kecepatan pengeringan kayu yang kita lakukan.
Setiap orang yang menjalankan oven memperhatikan, dan harus memeriksa, bagian dalam oven saat diberi muatan. Bagaimanapun juga, kebanyakan operator menempatkan baffle mereka dan menutup pintu, tanpa pernah menanyakan pada diri mereka apakah peralatan yang mendukung proses pengovenan tersebut benar-benar siap dan bebas masalah. Pernahkan Anda memasuki ruang oven Anda yang telah penuh muatan dan saat kipasnya berputar dan melakukan verifikasi terhadap kesan yng Anda peroleh?
Para operator oven terkadang terlalu percaya, menganggap bahwa pabrikanan yang mengeluarkan oven telah merancang alat pengering yang mereka jual dengan baik. Jangan pernah beranggapan demikian. Lain waktu saat Anda mulai menjalankan oven maka luangkan waktu untuk melakukan pengecekan. Lakukan loading seperti biasanya, tempatkan baffle dan tutup pintunya. Kunci sistem panas, nyalakan kipas, dan tutup lobang ventilasi. Sekarang, berjalanlah ke ruang plenum dan perhatikan. Jika Anda punya, ambil velocity meter (pengukur aliran udara). Apakah baffle masih berada pada posisi semula? Apakah mereka telah berfungsi seperti yang diharapkan? Seberapa banyak udara yang menerobos celah baffle dan kayu? Jika Anda menggunakan crossout, seberapa banyak udara yang menerobos melalui celahnya? Apakah Anda merasakan hembusan angin dingin yang menerobos melalui celah pintu? Apakah Anda melihat cahaya menerobos celah pintu dan ventilasi? Apakah segala sesuatunya telah erat dan rapat seperti seharusnya? Catat semua hal yang menurut Anda tidak beres, dan ulangi pemeriksaan Anda saat kipas berhembus ke arah yang berlawanan. Perbaikan terhadap permasalahan-permaslahan tersebut akan memakan waktu namun hal ini akan memperbaiki pengeringan yang Anda lakukan.
Sistem Baffle
Baffle adalah pintu-pintu logam berengsel yang diletakkan pada kayu untuk menutup celah antara kayu dan lantai, deck kipas dan pintu oven. Tujuan utama penggunaannya adalah untuk mengarahkan semua udara yang tersedia ke kayu. Baffle yang tidak kontak dengan kayu dan yang posisinya bergeser saat pengovenan tidaklah berfungsi seperti yang diharapkan. Periksalah baffle Anda setiap meloading oven. Anda harus selalu menanganinya, maka perhatikan kinerjanya.Baffle harus tahan lama dan mampu menahan tekanan. Baffle yang dikonstruksi dari baja no 16 yang sisi tepinya tidak tajam cenderung bagus. Jenis ini mungkin akan sedikit lebih berat dihandle, namun kuat saat digunakan. Hindari penggunaan baffle alumunium, kecuali jika Anda memiliki masalah serius dengan korosi. Jenis tersebut tidak tahan lama. Overhead alumunium dan baffle lantai juga membutuhkan berat tambahan atau penahan untuk menguatkan posisi mereka agar tidak bergeser. Sekali lagi, semua itu tidak akan jelas kecuali jika And melakukan pemeriksaan.
Gambar 5.1. Baffle overhead yang ditempatkan secara benar dengan ujung baffle terlipat dan sisi tepinya menempel kayu.
Baffle Overhead
Baffle overhead harus sepenuhnya kontak dengan sisi atas tumpukan kayu dan melebar ke tepi, tapi tidak melebihi garis tepi tumpukan. Baffle ini menghaluskan transisi dari aliram horisontal ke aliran vertical yang sejajar dengan ruang plenum.Baffle yang melebar melebihi sisi tepi muatan akan menghambat aliran udara yang melalui lapisan atas kayu. Sungguh, saya telah melihat baffle overhead yang secara literal membungkus dua hingga tiga layer atas yang akhirnya menyebabkan spot basah yang disengaja. Langkah ini seringkali dilakukan untuk mengatasi masalah pada unit kayu yang biasanya mengalami pengeringan berlebih pada bagian lapisan atas. Masalah sesungguhnya berasal dari kontrol yang buruk pada distribusi panas dan aliran udara. Perbaiki hal ini tepat pada sumbernya dengan cara menerapkan sistem multizona guna mengontrol variasi panas dari layer atas hingga dasar dalam sebuah muatan oven. Selama pemeriksaan, Anda mungkin akan dikejutkan saat menemukan bahwa baffle-baffle tersebut akan “berlayar” atau terapung diatas kayu. Hal ini mengurangi aliran udara.
Gambar 5.2. Overhead baffle yang ditempatkan secara memadai dengan ujung baffle terlipat secara rata pada sisi kayu.
Jika overhead baffle menyentuh kayu yang berada di dekat sisi tepi maka Anda akan menemukan bahwa papan-papan bagian tepi akan mengalami pengeringan berlebih atau berdistorsi. Lapisan atas unit juga akan menyebabkan aliran udara tidak seragam yang akan menciptakan turbulensi. Semakin serius, saat kayu kering maka ia akan menyusut dan baffle overhead selip diantara celah-celah papan atas. Saat baffle tersebut diangkat, papan akan terungkit dan jatuh. Kayu-kayu tersebut akan patah, mengalami distorsi yang parah dan dianggap sebagai bagian dari produk gagal. Resiko keselamatan pada operator begitu nyata. Saya tahu itu karena lutut saya pernah terhantam papan yang sebelumnya menimpa pundak saya saat melakukan pemeriksaan. Anda telah mempelajari agar selalu dekat dengan dinding luar saat Anda mengangkat baffle. Hanya sedikit mills yang mengembangkan mekanisme yang dirancang untuk melindungi para operator dari runtuhan kayu. Masalah sesungguhnya berasal dari penempatan baffle yang tidak sesuai dan kondisi pengeringan yang dihasilkannya. Perbaiki masalah tersebut dan nikmatilah keuntungan pengeringan yang lebih baik dan peningkatan grade kayu Anda.
Gambar 5.3. Kayu terlalu pendek sehingga baffle tidak dapat menyentuhnya.
Ingat, jika tinggi kayu dalam oven Anda berbeda lebih dari dua lapis maka Anda akan kehilangan terlalu banyak udara melalui puncak unit-unit Anda. Saya pernah memasuki beberapa oven untuk mengungkapkan kerancuan pemasangan baffle overhead pada atap lapisan kayu. Hal ini merupakan masalah sorting, stacking dan manajemen.
Jangan pernah meninggalkan crossout pada bagian atas tumpukan karena mereka akan menghalangi baffle overhead menyentuh kayu. Sebagian mills melakukan ini untuk menstabilkan muatan dan untuk mengurangi kayu yang terbongkar dari susunannya. Yang lain tidak mengenali bahaya yang akan disebabkan oleh sistem ini. Bagaimanapun juga, anggap saja lapisan atas kayu yang terlalu kering merupakan sebuah kerugian bisnis.
Gambar 5.4. Ketinggian muatan yang tidak seragam akan mengurangi efisiensi baffle overhead.
Gambar 5.5. Segera perbaiki baffle overhead yang rusak.
Perbaiki baffle yang rusak sesegera mungkin setelah ditemukan. Lobang-lobang besar menunjukkan adanya variasi dalam sistem pengeringan dan mempengaruhi keseragaman pengeringan. Penyebab kerusakan paling umum berasal dari kegagalan menaikkan baffle saat mengganti muatan. Banyak mills yang mengakali hal ini dengan cara mengikat semua baffle overhead dalam sebuah sistem buka-tutup tunggal, mengangkat kesemua baffle dalam waktu bersamaan. Saya tidak merekomendasikan sistem ini karena akan menyebabkan hasil yang tidak seragam dan bergradasi. Kegagalan kabel yang tidak terdeteksi atau unit yang memiliki tinggi ekstra tetap akan memporakporandakan dan menghancurkan baffle. Satu-satunya yang beda di sini adalah bahwa Anda dapat menyalahkan kabel “sialan” tersebut ketimbang menyalahkan memory atau perhatian Anda yang payah. Tarik baffle secara terpisah untuk meyakinkan tidak ada kabel yang terserak. Anda tidak perlu melakukan hal ini pada semua baffle kecuali Anda ingin melakukan perbaikan.
DAMPAK DARI PEMASANGAN BAFFLE YANG BURUK
Kehilangan pada Top Baffle
Aliran udara (FPM)
Posisi dari Atas ke Dasar
__ Baffles OK ___ Top Baffle Up
Gambar 5.6. Variasi aliran udara dari atas ke bawah dalam sebuah kiln yang memiliki atau yang tidak memiliki baffle overhead. Catat dampak signifikan pada bagian sepertiga atas/ top muatan.__ Baffles OK ___ Top Baffle Up
Gambar 5.7. Celah yang dihasilkan oleh baffle lantai beton.
Seberapa banyak pengaruhnya terhadap pengeringan jika mempertahankan baffle atas naik? Gambar 5.6. menggambarkan perubahan aliran udara pada track kedua yang bafflenya turun yang dibandingkan dengan yang baffle atasnya naik.
Gambar 5.8. Sebuah metode yang digunakan untuk menutup celah abtara kayu dan baffle lantai beton.
Baffle Lantai
Baffle lantai menutup celah antara lantai dan bagian dasar kayu. Terdapat dua jenis utama dalam pemakaian umumnya: beton cor permanen dan baffle logam pancang. Saya lebih suka baffle metal, karena jenis ini secara rapat menutup celah dan mengurangi kehilangan udara di bawah kayu dengan lebih baik.Baffle dari beton tampaknya merupakan kelanjutan dari desain oven konvensional. Oven-oven jenis ini dibangun dengan menggunakan sistem kipas line-shaft. Dan mengeringkan kayu dengan suhu rendah dan aliran udara yang lamban. Waktu pengeringan untuk pinus berkisar dari 72 hingga 96 jam. Tetap saja, tidak ada baffle overhead dan baffle ujung yang normal. Jika Anda masih memiliki oven jenis ini maka dimungkinkan untuk meningkatkan aliran udaranya secara dramatis dengan cara memasang baffle overhead dan baffle ujung. Pada sebuah mill yang menjalankan oven triple-track konvensional kami berhasil membuat aliran udaranya naik dari 175 fpm hingga 345 fpm dengan hanya memasang baffle ujung dan overhead. Mereka juga memiliki baffle lantai beton.
Masalah utama jika menggunakan baffle lantai adalah bahwa mereka tidak dapat dipindahkan. Guna menyediakan ruang gerak jalur truck maka baffle tersebut dipasang dengan penjarakan 3 inchi antara baffle dan truck. Jika digabungkan dengan set kayu yang tidak erat, saya pernah melihat celah yang ada melebar hingga 9 inchi atau lebih. Udara dalam jumlah besar yang menerobos celah ini akan mempengaruhi efisiensi pengeringan. Untuk mengetahui seberapa besar, ukurlah alirn udara yang memasuki celah tersebut dan bandingkanlah dengan aliran udara yang melewati kayu atau crossout. Tutuplah celah tersebut dengan menggunakan baffle metal yang diletakkan diatas beton dan menempel pada kayu. Pasanglah handle guna membantu pengaturannya. Baffle lantai beton yang dirancang dengan baik permukaan atapnya rata dengan atap truck dan baffle metal ini akan menyentuh papan di bagian bawah. Di sini idenya adalah menutup celah tanpa menghambat aliran udara yang melalui kayu. Anda mungkin harus membuat modifikasi dari desain flat guna meraih tujuan di atas pada oven Anda.
Baffle lantai metal yang dipancang merupakan jenis yang paling kokoh. Keluhan utama yang pernah saya dengar adalah, seperti halnya baffle overhead, mereka sangat rentan terhadap kerusakan dan usang. Jika dirancang dan dirawat dengan benar, mereka akan bertahan lebih lama. Keuntungan penggunaannya melebihi biaya perbaikan yang dibutuhkan. Desain baffle lantai posisinya harus kontak dengan papan lapisan dasar dengan cukup slope guna mencegah terlipat kembali karena tekanan aliran udara.
Gambar 5.9. Baffle lantai metal yang dipancang dengan batang besi penahan.
Cermati baffle yang tergeletak saat Anda membongkar oven dan cari tahu penyebab kenapa baffle tersebut jatuh. Penyebab-penyebab utama adalah ppan atau stick melebihi sisi tepi muatan dan membuat baffle terdistorsi. Saat baffle diposisikan dekat dengan sudut sudut vertical mereka akan jatuh dengan mudah saat diterjang aliran udara. Untuk membetulkan hal ini, posisikan kayu dekat dengan sisi tepi truck. Gantikan baffle yang rusak. Sebagian mills memasang penahan dari besi guna mencegah baffle kembali terlipat oleh tekanan aliran udara. Mereka membutuhkan penanganan ekstra saat membongkar muatan oven. Jika Anda mempunyai oven baru yang memiliki sitem aliran udara tingkat super tinggi Anda mungkin tidak mempunyai pilihan lain selain menggunakan sistem penyangga di atas. Yakinkan agar baffle lantai Anda berfungsi dengan baik.
Gambar 5.10. saat Anda membuka oven setelah pembongkaran, cek apakah terdapat baffle yang terjatuh. Selidiki penyebabnya jika ditemukan hal tersebut.
Gambar 5.11. Posisi baffle lantai dikokohkan oleh baffle ujung. Papan sisi tepi menonjol dari sisi truck dan menahan baffle pada sudut yang tajam. Tanpa baffle ujung, baffle lantai akan jatuh.
Gambar 5.12. Saat menemukan baffle lantai yang rusak, segera perbaiki.
Gambar 5.13. Baffle lantai metal, yang harus condong ke muatan kayu. Jika seseorang harus memindahkan baffle ini pada tempatnya, posisi di atas akan mengurangi ketepatan pemasangannya.
Gambar 5.14. Baffle lantai yang berukuran 2 x 12s.
DAMPAK PEMASANGAN BAFFLE YANG BURUK
Kerusakan Bafle Lantai
Aliran Udara (FPM)
Gambar 5.15. Variasi aliran udara dari top ke bottom/ dasar dengan dan tanpa baffle lantai. Seperti yang diharapkan, dampak paling buruk terjadi pada bottom.
Saya pernah melihat baffle lantai yang beragam, dari kayu yang berukuran 2 x 12, hingga pembatas bangunan, pipa air yang hanya diletakkan sebagai penghalang celah dan hanyalah ditindih dengan batu bata. Tak satupun yang benar-benar diranang khusus untuk oven dan hanya ditambahkan tanpa perhitungan matang. Hindari hal tersebut dan pasanglah
baffle lantai yang khusus dirancang untuk oven Anda. Imbal-baliknya adalah hasil pengeringan yang lebih cepat dan kualitas pengeringan yang lebih tinggi.
Gambar 5.15 menggambarkan dampak dari kerusakan baffle lantai pada aliran udara yang melewati kayu yang tepat berada di atasnya.
Baffle Ujung Vertikal
Baffle ujung mencegah udar mengalir di sekitar ujung kayu yang berada di sebelah pintu. Jika baffle jenis ini tidak menutup celah dengan rapat maka keberadaannya sia-sia belaka. Kebanyakan baffle ujung memiliki dua lipatan meskipun juga ditemukan jenis yang memiliki tiga lipatan.
Baffle lipatan tunggal ditemukan pada mill yang memiliki komitmen untuk selalu mengisi ovennya dengan muatan yang sesuai dengan kapasitas maksimalnya. Mereka mendapatkan keuntungan dari oven yang maksimal yang memberikan hasil yang maksimal pula dan pengeringan yang lebih baik, karena baffle tunggal ini tidak menahan aliran udara yang melewati ujung kayu sepanjang dua feet seperti yang dilakukan oleh baffle dua dan tiga lipatan. Jenis ini tidak gampang meleset dari posisinya dan hanya menghasilkan sedikit kesalahan.
Pintu dua lipatan adalah yang paling umum dan memungkinkan variasi pada panjang muatan hingga 4 feet. Pada oven yang terisi penuh, kebanyakan operator melipat baffle ekstra 2 feet ke arah kayu, mereka harus mengakali konsekuensi adanya tingkat kelembaban yang lebih tinggi pada ujung kayu. Jika pancang besi sudut baffle condong ke kayu maka unit yang menyusut akan membelitnya. Ini akan membuat papan overhead terbongkar yang dapat menghantam operator oven saat baffle dibuka. Alternatifnya adalah dengan memposisikan sisi luar baffle menyudut ke posisi stick terakhir dan mengamankannya di sana. Hal ini akan mencegah pemblokingan sisa ujung kayu sepanjang dua feet, namun menyebabkan sebuah lubang besar pada atap yang memungkinkan udara menerobos.
Pabrikanan mempertahankan pintu lipat tiga guna berjaga-jaga terhadap variasi panjang muatan hingga 8 feet. Saya mempertanyakan hal ini jika diterapkan dalam oven yang memiliki suhu tinggi dan aliran cepat. Baffle-baffle ini mengekspos daerah permukaan kepada aliran udara dan saya tidak pernah melihat jenis baffle tersebut yang benar-benar dapat bertahan pada tempatnya. Saat kipas-kipas dinyalakan maka baffle-baffle tersebut akan bergerak sekenanya. Sebagai tambahan, baffle tersebut juga mengalami hentakan tiba-tiba seperti pada pintu lipat dua.
Pemeriksaan pada baffle Anda saat kipas berhembus akan mengungkap masalah yang terjadi pada penempatan dan penopangnya. Saat ditempatkan pada posisinya, baffle tersebut harus kontak dengan sisi luar kayu, idealnya pada stick terakhir. Jangan pernah melipat baffle condong ke ujung kayu. Dengan melakukan hal ini seolah-olah Anda telah melakukan sesuatu hal yang berguna namun sesungguhnya saat kipas dinyalakan baffle tersebut akan mencondong ke sisi dalam pintu.
Kunci efektivitas dari semua baffle tersebut adalah penahan yang memadai. Baffle harus tetap berada di tempatnya, menempel erat ke kayu, dan menutup semua aliran udara yang menuju ke arahnya. Penahan harus kuat namun cukup fleksibel saat muatan berubah.
Gambar 5.16. Sebuah baffle ujung lipatan tunggal pada mill yang tidak membuat komitmen untuk memenuhi kapasitas ovennya.
Gambar 5.17. Sebuah baffle ujung dua lipatan yang ditempatkan secara benar.
Gambar 5.18. Sebuah baffle ujung tiga lipatan yang terlipat ke sisi oven yang penuh muatan. Aliran udara diblock pada ujung kayu sepanjang 4 feet.
Gambar 5.19. Baffle ujung yang tidak diposisikan dengan benar pada ujung unit. Saat udara berhembus kearah viewer, baffle tersebut akan kembali datar ke bagian dalam pintu. Perhatikan mekanisme penopangnya.
Gambar 5.20. Sebuah baffle ujung lain yang ditempatkan pada ujung unit. Rantai penahan tidak akan mampu menahan aliran udara.
Gambar 5.21. Penempatan baffle ujung yang memadai dengan rantai penahan yang aman.
Berikut adalah cara yang lebih baik. Ide ini merupakan pemikiran simpel Jim Brown yang bekerja di Union Camp Corporation, Seaboard, North Carolina. Untuk tiap baffle Jim menggunakan seuntai rantai berukuran 3/16 inchi atau ¼ inchi yang panjangnya kira-kira 12 feet. Ia memasangkannya pada separuh bagian bawah baffle. Ia mengaitkan ujung yang satunya ke pemancang yang berada pada mullion tiang pintu tengah, atau melilitkannya pada papan, stick, atau crossout yang menonjol setelah baffle telah dikencangkan pada posisinya. Ia menggunakan pengikat rantai kecil untuk mengencangkannya, namun hal ini tidaklah perlu. Metode ini sederhana, aman, murah, dan yang terbaik – permanen.
Gambar 5.23. menggambarkan dampak terhadap aliran udara saat sebuah baffle ujung berbalik arah. Data ini diambil 5 feet dari ujung bukaan stick ketiga. Dampaknya akan lebih besar pada bukaan stick kedua dan pertama.
Pintu Oven
Pintu oven berperan sebagai sebuah penghambat yang solid, rapat, dan dapat digerakkan guna memisahkan kondisi pengeringan internal oven dari kondisi di luar oven. Sejumlah mills tampaknya tidak menyadari hal itu. Panel-panel pintu dihilangkan, frames dibengkokkan, penahan pintu patah. Perbaikan akan memakan waktu berbulan-bulan, jika dilakukan secara berbarengan. Selalu pikirkan bahwa satu-satunya alasan kita benar-benar kerepotan saat membangun oven secara bersamaan adalah saat harus mengontrol kondisi-kondisi yang dapat menghasilkan pengeringan yang cepat dan berkualitas. Jika kita kehilangan hal tersebut, maka kita telah melenceng jauh dari tujuan semula. Lobang dan sill yang hilang akan memicu masuknya udara dingin dan tidak terolah kedalam oven – udara yang tidak dapat dikenali dan diduga saat menggunakan kontrol oven konvensional. Segera perbaiki kerusakan pada pintu guna mempertahankan kontrol Anda.
Siapapun yang menjalankan sebuah oven, meskipun hanya beberapa saat, akan segera penasaran terhadap udara yang menerobos sill bahkan pada pintu baru sekalipun. Gasket konvensional tidak bertahan lma karena disebabkan oleh kerusakan mekanis selama penanganan normal. Sebagai alternatif bahan, semisal firehose (selang pemadam), cenderung lebih tahan dari kerusakan mekanis namun segera hancur jika ditempatkan dalam oven. Oven yang lebih kuno tergantung pada bahan gasket agar tahan lama dan harus selalu menuruti saran pabrikanannya. Pabrikanan harus tertantang untuk mengembangkan bahan sill dengan menggunakan proteksi mekanis built-in. hingga kemudian, tali fiberglass yang dibungkus samak fiberglass tampaknya paling baik digunakan dalam oven bersuhu tinggi.
Gambar 5.22. Metode pemasangan rantai pada sekat pintu dengan menggunakan kait rantai yang dilas.
DAMPAK PEMASANGAN BAFFLE YANG BURUK
Kerusakan Baffle Ujung
Aliran Udara (FPM)
Gambar 5.23. Variasi aliran udara top ke bottom/ dasar dalam sebuah oven dengan dan tanpa sebuah baffle ujung. Aliran diambil dari bukaan stick ketiga dari ujung. Efek meningkat jika semakin mendekati bukaan stick ujung.
Gambar 5.24. Jika ditemukan kerusakan, gantilah baffle ujung.
Gambar 5.25. Tutupan Pintu yang buruk.
Oven-oven baru, bagaimanapun juga, memiliki pilihan yang berbeda. Oven yang dirancang dengan baikdapat menghindari penggunaan gasket secara bersamaan dengan sill metal. Ini memberikan sistem sill yang terbaik namun sangat tergantung pada kualitas desain dan pembuatannya guna mendapatkan permukaan yang selaras. Pada awalnya muatan akan kelebihan uap panas di sekitar pintu saat permukaan-permukan sill saling selaras. Setelah waktu berlalu, Anda dapat mengandalkannya tanpa harus merasa cemas terhadap kerusakan dan penggantian sill. Tetap ada kebocoran, namun tingkatanny jauh dibawah metode gasket konvensional. Jangan pernah coba hal ini pada oven yang lebih kuno, karena hanya akan menyebabkan terlalu banyak distorsi saja.
Untuk meningkatkan efektivitas sill metal, berilah sill silicon dalam jumlah besar disekitar wilayah pintu yang berhadapan dengan letak pintu itu sendiri. Lapisilah cairan silicon tersebut dengan kertas lilin dan tutup pintunya. Ini akan meratakan permukaan yang tidak mulus.
Lakukan pemeriksaan disisi dalam pintu dengan pintu tertutup dan oven dalam keadaan kosong. Jika Anda dapat melihat cahaya maka itu berarti bahwa terdapat sumber kebocoran. Jika berada di bagian atas, periksalah untuk meyakinkan bagian engsel pintu sebelah atas. Jika pintunya telah berada pada engselnya dan cahaya masih menerobos masuk maka periksalah bagian pengait dasarnya. Biasanya lobang penguncinya tertutup debu sehingga pintu tidak rapat. Akhirnya periksalah rangka sisi pintu dan handelnya.
Rongga yang digunakan sebagai lajur track yang melewati bawah pintu selalu menjadi masalah. Respon paling umum adalah dengan cara menyumbat bagian bawah pintu tersebut. Hal ini melemahkan pintu dan membuat panas, aliran udara, dan uap panas menerobos keluar dari oven. Kerusakan parah akan terjadi setelah 6 hingga 8 tahun kemudian. Sebagai alternatifnya, biarkan rail tetap berada di bawah pintu. Yang dipelopori oleh Frank Cook di Pantai Barat, inovasi ini sering dapat dijumpai di belahan Selatan. Hingga beberapa tahun yang lalu saya belum mendengar dan membuktikan kesuksesan instalasi sistem tersebut. Rahasia kesuksesannya sebenarnya terletak pada pondasinya. Pondasi harus solid dan benar-benar selaras. Baik oven maupun landasan loading harus dirancang sejajar dengan pintu. Sebuah keuntungan lain adalah bahwa pondasi tersebut berperan sebagai truck stop saat oven bekerja, mencegah pengemudi forklift agar tidak kebablasan mendorong kayu ke pintu saat meloading muatan selanjutnya.
Erosi yang terjadi pada bagian bawah pintu tidak hanya mempengaruhi track tapi juga mempengaruhi sill beton. Dalam instalasi oven baru dan saat mengganti sill, selalu rim/ bungkus wilayah sill dasar dengan besi sudut. Hal ini akan menghasilkan sill yang lebih seragam dan mengurangi erosi hingga titik yang tidak membahayakan oven. Sebagai langkah sementara, tutup lobang yang ada dengan kain kanvas atau dengan belt yang disesuaikan bentuknya.
Carrier pintu harus dapat diangkat dan digeser dengan mudah oleh satu orang saja. Hal ini merupakan sebuah fungsi dari keahlian perancangan pabrikanan oven. Karena bertubuh cukup tinggi, saya dengan cepat dapat belajar, pintu mana yang dapat dengan mudah saya geser dan mana yang sulit. Tapi ada juga yang tidk sanggup saya geser, yaitu waktu. Selalu lumasi pintu oven setiap bulannya. Pada posisi terangkat penuh, bagian bawah pintu harus memberikan ruang penuh pada track. Jika tidak, maka pasti ada yang salah dengan rancangan pintu tersebut. Hal ini tergantung pada pabrikanannya apakah mereka mu memperbaiki hal ini atau tidak. Saya pernah melihat operator oven yang dengan susah payah mengangkat pintu oven saat ia ingin menggeser pintu tersebut ke sisi.
Gambar 5.26. Naikkan rail pada dasar pintu. Karena dasar pintu tidak perlu dipotong agar dapat melewati rail maka hal ini akan meningkatkan daya sill dan kekuatan pintu. Pada posisi ini rail section berfungsi sebagai stopper yang mencegah kayu didorong kearah pintu oven.
Carrier pintu sering selip dan meleset karena beberapa alasan. Hal ini sedikit mengejutkan para operator dan menempatkan mereka dalam bahaya yang akan menyebabkan luka serius. OSHA mensyaratkan agar pintu-pintu dilengkapi dengan penahan di bagian atasnya guna menghindari kecelakaan serupa. Penahan tersebut seiring dengan waktu akan melengkung ke arah luar, khususnya jika Anda baru saja mengganti pintu-pintu tersebut atau melakukan perbaikan besar-besaran. Ingat tujuan penggunaan penahan tersebut.
Gambar 5.27. Sill pintu yang rusak ditutup dengan belt lama.
Gambar 5.28. Kerusakan sill pintu parah, yang harus dibangun kembali.
Gambar 5.29. Satu contoh pintu bergaya lumbung padi.
Disebabkan oleh desain yang buruk dan para operator frustasi yang pada tahun-tahun terakhir telah diperkenalkan dengan pintu gaya lumbung. Pintu jenis ini dipisah menjadi dua lipatan dan diberi engsel pada sisinya. Karena ukuran pintu ini besar maka engsel yang dipasang harus dirancang khusus tidak hanya agr mampu menahan beban berat namun juga agar dapat bergerak buka-tutup dengan mudah tanpa menimbulkan distorsi pada pintu dan tempat pemasangannya. Perataan posisi/ penyesuaian posisi merupakan hal penting yang menentukan pengolahan kayu yang memuaskan. Fungsi utama pintu jenis ini adalah bahwa ia harus membersihkan track pada bagian dasar saat daun pintu terbuka. Hal ini akan meninggalkan celah besar, yang harus ditutup dalam keadaan tertentu.
Gambar 5.30. Pintu akses ground level praktis saat ditempatkan pada tiap sudut oven.
Biasanya akan melibatkan gasket atau pengaturan belt jika diketemukan masalah jangka panjang pada sill yang tidak diketahui. Semua desain pintu a la lumbung harus secara memadai mempertimbangkan seluruh sill, perataan keseimbangan, ruang gerak, dan perawatan tanpa mengacu pada tujuan utama diciptakannya sebuah pintu oven, yaitu pemisahan ruang dlam oven dengan dunia luar.
Pintu Akses
Sebuah prasarat lain yang diajukan oleh OSHA adalah pintu-pintu akses atau “penyelamat” bagi para operator pada ground level. Saya tidak mempunyai contoh nyata ketika pintu ini digunakan dalam keadan darurat., namun tetap saja kita akan mertasa lega jika mengetahui nahwa memang terdapat pintui akses ini. Saya dapat meyakinkan Anda bahwa bahwa jika saya yang menjadi Anda, saya akan segera membangun pintu akses ini secepatnya daripada terpanggang hidup-hidup nantinya.Pintu akses tersebut sangat praktis digunakan untuk memasuki oven guna melakukan checking, mengganti shock bulb basah, atau mengatasi masalah. Kebanyakan operator membuka pintu tersebut untuk mendinginkan ruang oven sebelum mereka masuk. Sangatlah praktis jika memiliki pintu akses di tiap pojok oven. Terpisah dari aspek keselamatan, keberadaan pintu ini akan memungkinkan Anda mondar-mandir dengan lebih cepat. Pintu-pintu ini paling baik ditempatkan pada pojok bagian ujung atau tembok sisi ketimbang pada tempat yang seharusnya ditempati oleh pintu yang lebih besar. Pintu-pintu yang berada di tempat yang tidak sesuai tersebut akan memaksa Anda untuk membuka penopang baffle sebelum masuk. Akan menjadi sedikit canggung saat mengecek aliran udara karena Anda harus kembali memasang penopang baffle dari dalam jika menghinginkan pengukuran yang akurat.
Sebagian kecil pabrikan pengolah menempatkan sebuah pintu akses lain pada tembok ujung diatas pintu utama. Ini akan memungkinkan akses terhadap deck kipas untuk pemeriksaan, perawatan, dan perbaikan. Anda akan sangat menghargai pintu ini jika Anda pernah merangkak melewati pintu trap deck kipas atau memanjat diantara koil overhead pada plenum samping. Keuntungan paling nyata dari sebuah mill adalah bahwa kemudahan saat ingin menjangkau deck kipas akan membuat perawatan daerah ini semakin baik.
Bab Panduan untuk Mengurangi Variabilitas dalam Pengeringan
- Baffle overhead harus kontak dengan atap kayu sepanjang tumpukan kayu dalam oven. Mereka tidak boleh terlalu panjang dari ukuran kayu dan tidak boleh kurang panjang sehingga tidak mengkover kayu hingga sisi tepinya.
- Baffle lantai harus dapat menghambat kehilangan udara dibawah truck oven.
- Baffle ujung harus tetap berada pada posisinya saat kipas dinyalakan dan menutup celah antara ujung kayu dan pintu.
- Ganti baffle dan peralatan penopang yang rusak segera jika diketemukan.
- Rawatlah pintu oven dan sill-nya untuk mengurangi kebocoran udara yang masuk maupun keluar dari oven.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar